Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tradisi Umbul Dungo di Kelurahan Kepatihan Meriah, Angkat Potensi Budaya dan UMKM Lokal: Serabi Bojonegoro Terima Sertifikat KIK

M. Nurkhozim • Senin, 15 Juni 2026 | 08:29 WIB
LUNCURKAN: Wabup Bojonegoro Nurul Azizah pukul gong sebagai simbol dibukanya Festival Umbul Dongo, di perempatan Mbombok Kepatihan, jumat malam (12/6).
LUNCURKAN: Wabup Bojonegoro Nurul Azizah pukul gong sebagai simbol dibukanya Festival Umbul Dongo, di perempatan Mbombok Kepatihan, jumat malam (12/6).

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tradisi Umbul Dungo kembali digelar meriah di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bojonegoro. Puncak kegiatan yang merupakan wujud syukur masyarakat tersebut berlangsung semarak dengan melibatkan warga, pelaku UMKM, serta berbagai elemen masyarakat pada Jumat (12/6).

Rangkaian Umbul Dungo diawali dengan berbagai kegiatan budaya dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi sarana mempererat kebersamaan warga sekaligus melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Kepatihan.

Lurah Kepatihan, Paramitha Putri Negari, mengatakan Umbul Dungo merupakan tradisi sedekah bumi yang tidak hanya memiliki nilai spiritual dan budaya, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga keguyuban masyarakat.

Menurutnya, semangat guyub menjadi nilai utama yang terus dijaga warga Kelurahan Kepatihan.

"Umbul Dungo adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga. Tradisi ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan keguyuban warga, sesuai semangat yang selama ini menjadi identitas Kelurahan Kepatihan," ujarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 24 pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan berbagai produk unggulan lokal. Selain itu, sejumlah penjual serabi khas Bojonegoro juga dilibatkan untuk memperkenalkan kuliner tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

SEMARAK: Festival Umbul dongo dinikmati berbagai kalangan, nampak Wabup dan lurah kepatihan berfoto bersama forkopimcam, kepala Disbudpar, dan ketua RT/RW se-Kepatihan.
SEMARAK: Festival Umbul dongo dinikmati berbagai kalangan, nampak Wabup dan lurah kepatihan berfoto bersama forkopimcam, kepala Disbudpar, dan ketua RT/RW se-Kepatihan.

Keterlibatan UMKM tersebut menjadi implementasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan usaha mikro.

Melalui inovasi Sumur Ringin (Semua UMKM Makmur, Siap Bersaing dan Inovatif), pemerintah mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan memiliki daya saing.

Salah satu momen penting dalam perayaan Umbul Dungo tahun ini adalah penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk Serabi Bojonegoro.

Sertifikat tersebut menjadi pengakuan resmi terhadap serabi sebagai salah satu warisan budaya dan kuliner khas Bojonegoro yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat selama bertahun-tahun.

Menurut Putri, sertifikat KIK menjadi langkah penting dalam upaya melindungi sekaligus melestarikan kuliner tradisional daerah.

Dengan pengakuan tersebut, Serabi Bojonegoro diharapkan semakin memiliki nilai ekonomi dan daya saing tanpa kehilangan keaslian cita rasanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengapresiasi komitmen masyarakat dan Pemerintah Kelurahan Kepatihan dalam menjaga tradisi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis budaya.

"Tradisi seperti Umbul Dungo ini harus terus dirawat karena menjadi bagian dari identitas masyarakat Bojonegoro. Kami juga menyambut baik diterbitkannya sertifikat KIK untuk Serabi Bojonegoro sebagai bentuk perlindungan terhadap kekayaan budaya yang dimiliki daerah," katanya.

Tradisi Umbul Dungo yang digelar masyarakat Kelurahan Kepatihan resmi masuk dalam kalender agenda tahunan Kabupaten Bojonegoro.

MOMEN PENTING: Lurah Kepatihan Putri Negari menyerahkan sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kepada Wabup Bojonegoro Nurul Azizah, sebagai bukti serabi Bojonegoro menjadi makanan khas daerah.
MOMEN PENTING: Lurah Kepatihan Putri Negari menyerahkan sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kepada Wabup Bojonegoro Nurul Azizah, sebagai bukti serabi Bojonegoro menjadi makanan khas daerah.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Elsadeba, saat menghadiri puncak perayaan Umbul Dungo 2026.

Masuknya Umbul Dungo dalam agenda tahunan kabupaten diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk UMKM, sehingga manfaat ekonomi dari kegiatan budaya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (*/tih)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#umbul dungo #serabi #bojonegoro #kepatihan #Tradisi