RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di tengah kondisi Persibo yang ditinggal Presiden Klub Deddy Adrianto dan pemilik saham Owen Rahardiyan, pemerintah kabupaten (pemkab) Bojonegoro tegaskan komitmen untuk mensuport klub kebanggaan masyarakat Kota Ledre. Walau bukan dukungan secara finalsial, namun suport dalam aspek lain.
Terlebih Persibo yang berstatus klub profesional sehingga tak bisa didanai menggunakan APBD. Tentu perlu manajemen yang benar-benar peduli mengelola.
Komitmen dukungan pemkab tersebut di sampaikan oleh Wakil Bupati Nurul Azizah. Orang nomor dua di Pemkab Bojonegoro itu bakal terus mensuport Persibo. Terlebih klub berkompetisi di kasta ketiga sepak bola nasional tersebut membawa nama Bojonegoro.
‘’Benar, mensuport,” ungkapnya.
Nurul menekankan terpenting ada manajemen yang mau dan mampu mengelola. Terlebih dalam mengurus klub sepak bola butuh biaya yang tidak sedikit. Sehingga butuh orang-orang yang peduli mengelola.
Baca Juga: Presiden Klub Deddy Adrianto Resmi Mundur, Wabup Sebut Persibo Satu Manajemen dengan Adhyaksa FC
Di samping itu, belum ada sponsor dari manapun yang mensuport Persibo. Pendanaan The Giant Killer murni dari menejemen sendiri.
Menurut Wabup asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander tersebut menejeman saat ini dikelola oleh Eko Setyawan dan Didik Farhan. ‘’Maka terima kasih masih ada yang peduli mengurusi sepakbola (Persibo),” ujarnya.
Terkait langkah Persibo ke depan, Nurul meminta langsung berkoordinasi dengan manajemen.
Konsultan Persibo Eko Setyawan mengatakan, walau ditinggal presiden klub, kondisi klub bermarkas di Stadion Letjend Soedirman (SLS) masih aman.
Sementara disinggung terkait sosok yang akan mengisi posisi presiden klub Exco PSSI pusat tersebut enggan menjawab. ‘’Aman,” jawabnya singkat ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana