RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Seleksi administrasi dan rekam jejak pelamar jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lima organisasi perangkat daerah (OPD) memasuki babak persiapan uji gagasan, pascapengumuman pada Selasa (26/5) lalu. Tercatat dua dari 24 pendaftar gugur.
Hasil seleksi administrasi dan rekam jejak itu tertuang dalam pengumuman Nomor: 012/PANSEL-JPTP/BJN/2026. Pada formasi kepala dinas komunikasi dan informatika (dinkominfo), keempat pelamar sebelumnya dinyatakan lolos.
Yakni Camat Sukosewu Alit Saksama Purnayoga Camat Sukosewu; sekretaris komisi pemilihan umum kabupaten (KPUK) Arif Afandy; Sekretaris Kecamatan Malo Fajar Dwi Nurrizki; dan sekdin kominfo Setiyo Budi Wibowo.
Pada posisi kepala dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (dindagkopum) lima pelamar juga lolos seleksi adminitrasi dan rekam jejak.
Baca Juga: 24 Pelamar Berebut Lima Kursi Kepala OPD Pemkab Bojonegoro
Di antaranya kepala bidang (kabid) kewaspadaan nasional dan penanganan konflik badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) Dedy Kurniadi; kabid promosi, ekspor, dan kerja sama dindagkopum Mahesa Galendra; sekretaris dindagkopum Moh. Akhmadi; sekretaris badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) Vevi Rahmanawati; dan analis kebijakan ahli madya kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (kemen PPPA) Wendhy Wijayanto.
Di formasi kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) keempat pelamar lolos, meliputi Wakil Direktur SDM dan Pendidikan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Heru Wicaksi; sekretaris BPBD Mu'amar Far'at; kabid kedaruratan dan logistik BPBD Ristony Eka Putra; dan kepala bagian (kabag) protokol dan komunikasi pimpinan sekretaris daerah (setda) Teguh Adis Setyobudi.
Kemudian, dari keenam pelamar kepala satuan polisi pamong praja (satpol Pap), satu di antaranya yakni Wendhy Wijayanto dari kemen PPPA mengundurkan diri untuk jabatan ini. Dan, satu lainnya Agus Purwanto tak lolos seleksi administrasi dan rekam jejak.
Sedangkan, empat pelamar lainnya lolos yakni polisi kehutanan ahli madya kementerian kehutanan (kemenhut) Andhik Setiawan; kabag perekonomian dan SDA setda Laela Nor Aeny; sekretaris satpol PP Masirin; dan sekretaris badan pendapatan daerah (bapenda) Mochlisin Andi Irawan.
Sementara itu, di formasi kepala badan riset dan inovasi daerah (brida) dari enam pelamar, satu gugur yakni Muhammad Ivan dari kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (kemenko PMK) dan lima lanjut ke seleksi selanjutnya.
Meliputi kabag pemerintahan setda Dilli Tri Wibowo; kabag organisasi setda Dyah Enggarini Mukti; Camat Purwosari Ike Widiyaningrum; sekretaris dinas pendidikan (dindik) M. Zamroni; dan Camat Padangan Novita Sari.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Hari Kristianto mengungkapkan, pelamar tak lolos seleksi administrasi dan rekam jejak disebabkan sejumlah alasan. Di antaranya tidak memenuhi syarat administratif, dan ada yang mengundurkan diri.
Baca Juga: Lelang Lima Jabatan Kepala OPD Dimulai, BKPP Bojonegoro Gandeng Mabes Polri dalam Proses Seleksi
"Yang atas nama Wendhy Wijayanto dari kemen PPPA mengundurkan diri di jabatan satpol PP," imbuh Hari.
Sementara itu, pascapengumuman seleksi administrasi dan rekam jejak, para pelamar harus menyampaikan uji gagasan atau makalah dan materi dalam format PowerPoint kepada panitia seleksi pada 3 Juni mendatang.
Dilanjutkan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui metode assessment center pada 3-4 Juni. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana