RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Proses seleksi pengurus Dewan Pendidikan periode 2026-2030 telah selesai, kemarin (27/4) tahapan tes wawancara gelombang kedua telah berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro.
Kemudian besok (29/4), sebanyak 22 nama terbaik akan diumumkan dan diserahkan ke bupati. Sementara untuk 11 nama pengurus Dewan Pendidikan bakal dipilih oleh bupati.
Ketua Pansel Seleksi Dewan Pendidikan Bojonegoro Ridlwan Hambali mengatakan, setelah seleksi wawancara langsung direkapitulasi dan dilakukan pemeringkatan. Namun pengumuman 22 pendaftar dengan nilai terbaik baru dilakukan besok.
‘’Ini langsung rekap,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin.
Ridlwan menjelaskan, sebenarnya kuota maksimal untuk pengurus dewan pendidikan ada 11 orang. Namun pansel mengambil 22 pendaftar terbaik atau dua kali lipat dari kuota. Sehingga untuk menentukan 11 nama dari 22 nama hasil seleksi menjadi hak bupati.
‘’Besok 22 nama terbaik kami serahkan ke bupati, soal 11 nama yang akan dipilih menjadi pengurus menjadi wilayah bupati,” jelasnya.
Terkait latar belakang pendaftar, Ridlwan mengaku banyak nama-nama hebat yang ikut seleksi dewan pendidikan. Mulai mantan kepala dinas, praktisi pendidikan, akademisi pendidikan, hingga kepala MA.
‘’Pendaftar tertua usia 65 tahun,” ungkapnya.
Baca Juga: 45 Peserta Rebut 11 Kursi Dewan Pendidikan Bojonegoro, Dipisah Jadi Dua Gelombang
Ridlwan mengaku ada lima aspek yang digali dari peserta seleksi wawancara. Mulai dari wawasan kebangsaan, kompetensi bidang pendidikan, regulasi, inovasi, dan etika. Juga program akan dilaksanakan ketika terpilih sebagai dewan pendidikan. (irv/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko