RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro bakal melakukan rehabiltasi ke SD dan SMP. Sekitar 203 SD-SMP mendapatkan jatah rehabilitasi tahun ini.
Rehabilitasi tahun ini didominasi oleh perbaikan ruang kelas. Namun, untuk anggaran perbaikan total maupun per lembaga disdik enggan membeberkan nominal anggaran. Sebaliknya memastikan semua mengunakan skema pengadaan langsung (PL).
Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik Bojonegoro Zamroni mengatakan, tahun ini sekitar 203 SD-SMP yang akan direbailitasi. Rehabilitasi didominasi pada perbaikan ruang kelas. Sesuai fokus dari Pemkab Bojonegoro.
‘’Rerata perbaikan ruang kelas,” ungkapnya. Zamroni menjelaskan, ruang kelas menjadi sarana yang paling penting di sekolah. Tentu ketika kondisi ruang kelas tak layak bisa memperngaruhi proses kegiatan berlajar mengajar.
Sehingga, diutamakan untuk diperbaiki. Terkait anggaran perbaikan, Zamroni enggan membeberkan jumlah anggaran rehabilitasi untuk tahun ini. Namun, menekankan semua perbaikan tahun ini menggunakan skema penunjukan langsung (PL).
Baca Juga: Usulan Masih Diproses, Rencana Gedung Permanen Sekolah Raykat Bojonegoro Belum Jelas
‘’Tidak ada tender,” jelasnya. Zamroni menjelaskan, selain rehabilitasi dari pemkab, diperkirakan tahun ini ada revitalisasi sekolah dari pusat. Tepatnya, dari Kementeriaan Pendidikan Dasar dan Menengan (Kemendikdasmen).
Namun, belum ada informasi terkait jumlah sekolah bakal direvitalisasi. Menurut Zamroni, pengajuan untuk revitalisasi dari kementerian dilakukan langsung oleh sekolah melalui sistem.
Tentu dengan melaporkan secara berkala kondisi sekolah. Lalu, dinas pendidikan kabupaten/kota diminta untuk melakukan verifikasi lapangan. Hasil verifikasi menjadi dasar kementerian menentukan sekolah dinilai layak direvitalisasi.
Sementara itu, berdasar data dari laman layanan pengadaan sistem elektronik (LPSE) Bojonegoro, belum ada paket pekerjaan rehabilitasi kelas SD maupun SMP. Baru muncul 25 paket pekerjaan perencanaan rehabilitasi SD dan 4 paket perencanaan untuk SMP.
Pagu anggaran tiap paket perencanaan tersebut mulai dari Rp 65 juta hingga Rp 99 juta. Adapun total pagu anggaran untuk tahap perencanaan sekitar Rp 2,55 miliar. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana