RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rencana pembangunan jalur lingkar selatan (JLS) terus dimatangkan. Sosialisasi terhadap kepala desa juga mulai digencarkan.
Sesuai rencananya, jalur untuk memecah kepadatan kendaraan di pusat Kota Bojonegoro itu bakal melintasi sembilan desa di empat kecamatan. Dari empat kecamatan tersebut, terbanyak di Kecamatan Kapas, yakni lima desa.
Menurut Camat Kapas Zenny Bachtiyar, lima desa itu di Kecamatan Kapas yang bakal dilintasi JLS meliputi Desa Kedaton, Bendo, Padangmentoyo, Tanjungharjo, dan Tapelan.
Nama desa-desa ini terungkap saat sosialisasi dinas pekerjaan umum, bina marga, dan penataan ruang (PUBMPR). "Kemungkinan masih ada tambahan desa atau tidak kami kurang tahu," kata Zenny.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tanjungharjo, Kecamatan Kapas Suyono mengaku sudah mendengar kabar pembangunan JLS yang kemungkinan melintasi desanya. Namun, belum tahu persis bagaimana pelaksanaannya. Sebab, belum ada sosialisasi.
"Kami sambut baik, kami dengar rencana itu cuma ya belum paham. Kemarin launching beras murah pak bupati sempat cerita tapi kami tidak tanya detailnya. Karena dulu juga ada seperti sosialisasi-sosialisasi tapi ya tidak jadi lagi," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kades Bendo, Kecamatan Kapas Bambang Caroko mengaku belum mengetahui rencana pembangunan JLS. Namun, menyambut baik jika untuk kepentingan umum. "Insyaallah untuk kepentingan umum disambut dengan baik," katanya terpisah.
Sedangkan, Camat Dander Teguh Wibowo mengatakan, desa yang dilintasi JLS belum ditetapkan. Masih tiga alternatif saat sosialisasi. Saat dikonfirmasi lebih lanjut desa-desa berpotensi dilewati apakah termasuk Desa Ngumpakdalem dan Sumodikaran, Teguh menjawab, melihat gambar ada Desa Ngulanan dan Ngablak.
"Belum ditetapkan, masih tiga alternatif saat sosialisasi. Bisa konfirmasi ke dinas PUBMPR langsung," katanya.
Camat Balen Andriyanto mengatakan, belum mengetahui secara pasti desa-desa yang dilintasi JLS. "Dinas PUBMPR yang tahu pasti. Saya tidak kelihatan, remang-remang slide-nya," ungkapnya.
Kepala Dinas PUBMPR Bojonegoro Chusaifi Ivan Rachmanto dan Camat Kalitidu Djuana Poerwiyanto belum bisa dikonfirmasi terkait desa-desa yang berpotensi dilintasi JLS.
Sebelumnya, kepala dinas (kadin) akrab disapa Ivan itu menyebut empat kecamatan yang berpotensi dilewati JLS. Di antaranya Kecamatan Kapas, Balen, Dander, dan Kalitidu. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana