RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Aktivitas proyek di sejumlah titik kerap berdampak pada kondisi jalan umum, mulai dari tumpahan tanah hingga lumpur yang mengganggu pengguna jalan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro menyampaikan bahwa penanganan harus tetap melibatkan pengelola.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Bojonegoro, Ahmad Agus Salim menyampaikan, bahwa hingga saat ini tidak semua kejadian gangguan jalan akibat proyek dilaporkan ke Damkarmat.
“Tidak ada laporan masuk, itu juga sebenarnya menjadi tanggung jawab CV atau PT pengelola proyek,” tegasnya.
Ia menjelaskan, apabila ada laporan yang masuk, Damkarmat akan menindaklanjuti sesuai prosedur.
Namun, penanganan di lapangan tidak sepenuhnya dibebankan kepada Damkarmat.
“Kalau pun ada laporan, kita akan menindaklanjuti, tapi harus tetap dengan bantuan tenaga dari pengelola,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kejadian terbaru berupa tumpahan lumpur dari aktivitas proyek urugan yang sempat mengganggu pengguna jalan di ruas Bojonegoro–Dander.
Kondisi jalan yang licin akibat lumpur dilaporkan menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Bojonegoro, Siswoyo, menyebutkan bahwa penanganan di lokasi tersebut telah dilakukan oleh unsur lain.
“Yang sudah ke lokasi Satpol PP dan kecamatan, dibersihkan sama pemilik proyek,” ungkapnya. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko