RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dampak proyek drainase dan trotoar di kawasan perkotaan Bojonegoro masih terus dirasakan warga.
Hingga kemarin (24/11) aliran air di beberapa titik belum kembali stabil meski perbaikan jaringan oleh PDAM sudah dilakukan berulang kali.
Di Jalan Panglima Polim, warga mengaku air mulai kembali mengalir, tetapi tidak seperti kondisi normal sebelum proyek berlangsung. “Meski sudah mulai menyala, tapi tidak seperti biasanya,” ujar Fahruddin, warga setempat.
Ia menambahkan, aliran air hanya muncul pada waktu tertentu. “Nyala ketika malam, ketika siang kembali mati,” katanya kemarin (24/11).
Dari pihak penyedia layanan, PDAM Tirta Buana menyatakan, bahwa gangguan masih terjadi di sejumlah lokasi yang bersinggungan langsung dengan aktivitas proyek.
“Yang masih terdampak sekitaran Jalan Jaksa Agung Suprapto,” jelas Direktur Perumda Air Minum Tirta Buana Khoirul Anwar.
Ia menyebut, jumlah pelanggan yang belum pulih, dengan terdampak berada di sekitar Jalan Jaksa Agung Suprapto. “Kisaran 100 sambungan rumah (masih terdampak),” ujarnya.
Sebelumnya, PDAM Tirta Buana menyebut proyek drainase tersebut berdampak pada tujuh titik sebaran pelanggan, masing-masing di Jalan Pattimura, Jalan JA Suprapto, Jalan Panglima Polim, Jalan Kartini, Jalan AKBPM Soeroko, Jalan Sawunggaling, dan Jalan WR Supratman
Pemulihan tekanan jaringan masih berlangsung bertahap mengikuti perkembangan pekerjaan proyek. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko