RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kereta Api (KA) Arjonegoro dengan rute Bojonegoro-Wonokromo mengalami penundaan signifikan pada Rabu (19/11/2025) akibat insiden anjloknya kereta api barang di dekat Stasiun Pasar Turi, Surabaya.
Ahmad Arif, pegawai KAI Stasiun Bowerno, Bojonegoro, menjelaskan bahwa KA Arjonegoro yang seharusnya tiba di Stasiun Bowerno pada pukul 12.48 WIB, diperkirakan baru akan tiba sekitar pukul 15.00 WIB.
"Hingga pukul 13.00 WIB, KA Arjonegoro masih berada di Surabaya, sehingga keberangkatan tidak dapat dilakukan sesuai jadwal," ujarnya.
Dampak dari kejadian ini tidak hanya dirasakan oleh KA Arjonegoro, tetapi juga beberapa KA lainnya seperti KA Jayabaya dan KA Mutiara Timur.
Sebagai solusi alternatif, para penumpang KA Arjonegoro dialihkan untuk memesan tiket KA Blorasura dengan rute Bojonegoro-Pasar Turi.
Ari Murniati, salah seorang penumpang KA Arjonegoro yang dialihkan, mengungkapkan rasa syukurnya karena masih bisa mendapatkan tiket KA Blorasura yang waktu keberangkatannya hanya selisih 20 menit dengan KA Arjonegoro.
"Untung saja tiket kereta Blorasura yang jam 13.08 WIB masih bisa dipesan dari Stasiun Bowerno, sehingga saya tetap bisa berangkat siang ini," katanya.
Pihak KAI belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab anjloknya kereta barang tersebut serta estimasi waktu pemulihan jalur. Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru terkait jadwal keberangkatan kereta api.
Terpisah, Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan gangguan terjadi sekitar pukul 08.04 WIB ketika KA Barang Aksa Cargo yang membawa 30 gerbong datar melintas di dekat Perlintasan Sebidang PJL 4 Stasiun Surabaya Pasar Turi.
"Rangkaian gerbong datar nomor urut ke-3, ke-4, dan ke-5 anjlok, dengan total delapan as yang terdampak," kata Luqman dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.
Menurut dia, proses evakuasi dan normalisasi lintasan langsung dilakukan, termasuk menggerakkan petugas keselamatan serta satuan operasi prasarana KAI Daop 8 Surabaya.
Baca Juga: Dampak Banjir di Semarang, 782 Penumpang KA Batalkan Pembelian Tiket di Stasiun Bojonegoro
Sementara itu, gerbong yang tidak anjlok telah dievakuasi menuju Depo Sidotopo dan Stasiun Surabaya Pasar Turi untuk mempermudah penanganan lanjutan.
Selain itu, pihaknya juga mendatangkan alat berat untuk mempercepat evakuasi gerbong yang anjlok.
Di sisi lain, kata Luqman, sejumlah perjalanan penumpang yang terdampak gangguan antara lain KA Jayabaya, KA Commuter Line Arjonegoro, dan KA Mutiara Timur.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas adanya gangguan perjalanan yang terjadi pagi ini,” tuturnya. (jes/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko