Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 136,82 M untuk Mengentaskan Kemiskinan

Muhammad Suaeb • Rabu, 19 November 2025 | 14:45 WIB
FOKUS ENTASKAN KEMISKINAN: Bupati Bojonegoro Setyo Wahono fokus mengentaskan kemiskinan dengan menganggarkan bansos Rp 136 miliar.
FOKUS ENTASKAN KEMISKINAN: Bupati Bojonegoro Setyo Wahono fokus mengentaskan kemiskinan dengan menganggarkan bansos Rp 136 miliar.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Program bantuan sosial (Bansos) merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono untuk mengentas kemiskinan.

Komitmen itu diwujudkan Bupati asal Desa Dolokgede, Takmbakrejo tersebut meningkatkan belanja bansos 44,9 persen pada perubahan APBD 2025. Secara rinci anggaran Bansos bertambah dari Rp 136,82 miliar menjadi Rp 170,88 miliar, atau naik Rp 34,09 miliar.

Penyaluran anggaran Bansos tersebut disalurkan melalui beberapa OPD di antaranya adalah dinas sosial yang mengelola Rp 104,39 miliar untuk program layanan dan pendataan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto mengatakan, ada beberapa jenis Bansos Pemkab Bojonegoro yang penyalurannya melaui dinsos.

Meliputi bansos kemiskinan ekstrem yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan menurunkan angka kemiskinan di Bojonegoro.

Kemudian bansos anak yatim, anak piatu dan anak yatim piatu terlantar non panti; bansos penanganan kemiskinan; dan  bantuan langsung tunai dana bagi hasil cukai tembakau (BLT DBHCHT).

"Kalau program BLT DBHCHT ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi buruh pabrik rokok dan petani tembakau di Bojonegoro."  jelasnya.

Menurut Antok, panggilan akrab Agus Susetyo Hardiyanto, Bansos Kemiskinan Ekstrem Tahun Anggaran 2025 pagunya 9.400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sudah terealisasi sebanyak 8.870 KPM. "Per KPM  mendapat Rp. 900 ribu jadi total  Rp. 7.983.000," jelasnya.

Untuk Bansos Anak Yatim, Anak Piatu dan Anak Yatim Piatu Terlantar Non Panti Pagunya 7.443 anak. Sudah terealisasi 7.396 "Per anak mendapat Rp 1,5 juta. Jadi totalnya Rp. 11.094.000.000," terangnya.

Sedangkan untuk Bantuan Sosial Penanganan Kemiskinan Pagunya 54.000 KPM, sudah terealisasi 36.084 KPM. "Per KPM mendapat  Rp 900 ribu, jadi totalnya Rp 32.475.600.000," jelas mantan Camat Kapas tersebut

Untuk BLT DBHCHT Pagunya 18.695 KPM, dan sudah terealisasi 18.695 KPM. "Per KPM mendapat Rp 1,8 juta, jadi totalnya Rp 33.651.000.000," terang Antok. (*/van)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kemiskinan #bupati bojonegoro #kpm #Anggaran #BLT #dinas sosial #dinsos bojonegoro #bojonegoro #bantuan sosial #Setyo Wahono #Bansos #Belanja Bansos #bantuan #dinsos #DBHCHT