Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

IKAMI Attanwir Talun dan Ponpes Sabilun Najah Bojonegoro Kecam Tayangan Xpose Uncensored: Izin Siaran Trans7 Layak Dicabut!

Bhagas Dani Purwoko • Kamis, 16 Oktober 2025 | 04:35 WIB

Salah satu Program acara Trans7 dianggap menghina Pesantren dan Martabat Kiai.
Salah satu Program acara Trans7 dianggap menghina Pesantren dan Martabat Kiai.

RADARBOJONEGIRO.JAWAPOS.COM - Pengurus Pusat IKAMI Attanwir Talun H. Amin Mahmud menyatakan sangat mengecam tayangan Xpose Uncensored Trans7. Ini sangat melukai hati kami para santri, kiai, dan keluarga pesantren seluruh dunia.

"Bagaimana mungkin tayangan televisi yang disimak jutaan masyarakat, mengandung unsur kebencian, penistaan, pelecehan, dan penghinaan secara verbal serta menyinggung sara, tanpa sensor," tutur H. Amin Mahmud.

Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan kata maaf, tapi harus diproses secara hukum, karena dampak sosialnya luar biasa masif.

KECAM: Ketua IKAMI Attanwir Talun Bojonegoro H. Amin Mahmud kecam tayangan Xpose Uncensored Trans7.
KECAM: Ketua IKAMI Attanwir Talun Bojonegoro H. Amin Mahmud kecam tayangan Xpose Uncensored Trans7.

Akibat tayangan ini seolah-olah menjustifikasi tradisi dan budaya santri. "Coba kita analogikan. Bila melayani bosnya, mereka sebut profesional, lalu bila santri melayani kiai mereka sebut neo feodal, nurut atasan mereka sebut patuh pimpinan. Lalu bila santri tawaddu' ke kiai mereka sebut perbudakan," jelasnya.

Baca Juga: Tanggapi Permasalahan Siaran Trans7 Terhadap Ponpes Lirboyo, Menag Tegaskan Jaga Marwah Pesantren

"Yang pasti IKAMI Attanwir Talun menuntut agar produsen konten/tayangan tersebut utamanya Trans7 harus dihentikan dan ditutup," tegasnya.

Terpisah, Kepala MTs Plus di lingkup Pondok Pesantren Sabilun Najah Simorejo, Kanor, Bojonegoro Ustaz Abd. Rohman juga menyatakan, bahwa tayangan tersebut sangat amoral, sama sekali tidak bermoral, melihat dampaknya yang luas ini betul-betul melukai keluarga besar Pondok Pesantren seluruh dunia.

"Bagi kami, pihak berwajib jangan segan-segan untuk memghukum seberat-berarnya kepada pelaku, begitu juga status Trans7 layak dipertimbangkan izinnya (siaran) untuk dicabut," tegasnya.

Seperti diketahui, tambah dia, Pondok Pesantren dalam pengasuhan KH. Anwar Zahid itu juga merasa terhina atas tayangan media Trans7 itu yang sangat buruk, sangat mendiskreditkan keluarga pondok pesantren juga benar-benar memgandung sara.

Baca Juga: 30.000++ Orang Tandatangani Petisi Cabut Izin Siaran Trans7, Buntut dari Dugaan Pelecehan Kiai dan Santri

Masih kata Ustad Abd. Rohman, kali ini kalangan santri tidak lagi memberikan ampunan kepada Trans7, penghinaan ini bukan sekali ini saja. Bahkan, beberapa waktu lalu tayangan Trans7 juga pernah menyinggung dan menghina ajaran ahlussunnah wal jama'ah, maka untuk kali ini Trans7 harus dibekukan. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#kiai #pondok pesantren #Boikot trans7 #Xpose Uncensored #At Tanwir #Santri #izin siaran #anwar zahid