RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebanyak 111 desa dari total 418 desa belum mengajukan pencairan dana desa (DD) tahap dua, alasannya masih proses pelaporan.
Sedangkan, satu desa lainnya yakni Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem tidak bisa salur.
"Tidak ada penambahan DD tahun ini," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Machmuddin, Rabu (1/10).
Dia mengatakan, sebanyak 223 desa telah mencairkan DD tahap dua. Sementara itu, 57 desa lainnya masih proses di badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) dan 15 proses di DPMD.
Selanjutnya, 12 desa masih verifikasi tingkat kecamatan. Serta, 111 desa lainnya proses pelaporan. Belum mengajukan pencairan.
"Yang di BPKAD belum cair karena terkendala OM-SPAN (online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara). Masih maintenance (perbaikan)," bebernya.
Sementara itu, lanjut Machmuddin, DD Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem tidak bisa cair tahun ini. Karena belum memenuhi syarat salur. Salah satunya laporan realisasi DD tahap sebelumnya. Kecuali ada perubahan peraturan yang mengatur.
Dia menambahkan, tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Tidak ada penambahan DD. Realisasi DD dari sekitar Rp 71 triliun pun disalurkan Rp 69 triliun. "Yang Rp 2 triliun efisiensi. Jadi, tidak ada tambahan tahun ini. Prediksi tahun depan ada tapi masuk di alokasi kinerja," beber dia. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana