Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dishub Bojonegoro Tambah Tiga Rute Angkutan Pelajar, Tercatat 8.126 Pelajar Gunakan Angkutan Gratis

Dhani Wahyu Alfiansyah • Selasa, 19 Agustus 2025 | 02:45 WIB

 

BERMANFAAT: Pemkab Bojonegoro memfasilitasi angkutan pelajar, sangat bermanfaat untuk sopir, siswa, hingga orang tua. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
BERMANFAAT: Pemkab Bojonegoro memfasilitasi angkutan pelajar, sangat bermanfaat untuk sopir, siswa, hingga orang tua. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro menambah rute Program Angkutan Pelajar (Apel) Gratis di Kabupaten Bojonegoro.

Jika sebelumnya hanya rute di jalan nasional, kini mendambah rute Padangan-Tambakrejo, Kalitidu-Ngasem, dan Sumberrejo-Kedungadem.

Sejak diluncurkan pada Maret 2025, armada angkutan pelajar telah melakukan 207.557 perjalanan.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Darat dan Sungai Dishub Bojonegoro Mohammad Aris Hidayatullah menjelaskan, penambahan rute ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan.

Meski awalnya hanya empat rute, yaitu Bojonegoro Kota, Bojonegoro–Baureno, Bojonegoro–Padangan, dan Bojonegoro–Temayang.

"Sejak Juli, ditambah tiga rute pengembangan: Tambakrejo–Padangan, Kalitidu–Ngasem, dan Sumberrejo–Kedungadem,” terangnya.

Menurutnya, seluruh layanan tetap diberikan secara gratis dengan pendaftaran melalui sekolah masing-masing.

Dishub menyebut penambahan rute ini diharapkan mempermudah pelajar di wilayah pinggiran, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa.

"Semua layanan ini tetap gratis, dengan mekanisme pendaftaran melalui sekolah masing-masing,” imbuhnya.

Hingga pertengahan Agustus 2025, tercatat 8.126 pelajar sudah mendaftar melalui website resmi Pemkab Bojonegoro.

Dalam lima bulan berjalan, armada angkutan pelajar telah menorehkan 207.557 perjalanan. Diketahui, sebanyak 91 armada telah beroperasi, memanfaatkan mobil penumpang umum (MPU).

Meski demikian, sejumlah kalangan menilai perlu ada pengawasan lebih serius agar layanan tetap berjalan sesuai tujuan awal.

Yaitu, menyediakan transportasi sekolah yang aman dan layak. Selain itu, rute perjalanan juga harus berubah, membuat orang tua juga tetap mengantarkan sesuai titik.

"Sekarang hanya melayani di jalan raya saja, membuat orang tua harus tetap mengantar di titik jemput," ungkapnya. (dan/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Dishub #armada #rute #angkutan pelajar gratis #bojonegoro