RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Distribusi elpiji bersubsidi atau elpiji 3 kilogram (kg) bakal ditangani koperasi desa/kelurahan merah putih (KDMP). Namun, hingga kemarin (26/7) belum terealisasi di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, KDMP belum ready (siap), meski sudah dilaunching pada sat peringatan hari koperasi lalu.
“Benar, distribusi elpiji 3 kg rencana didistribusikan melalui KDMP,” kata Area Manager Communication, Relation, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi.
Dia melanjutkan, rencana itu sudah disampaikan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi saat peringatan Hari Koperasi ke-78 Jatim di Bojonegoro. Per 25 Juli distribusi sudah berjalan. “Cuma karena masih peralihan ini, koperasi belum jalan, jadi kami sama juga menyesuaikan,” imbuhnya.
Namun, lanjut dia, Bojonegoro belum termasuk dalam distribusi elpiji subsidi melalui KDMP dari PT Patra Niaga Jatimbalinus. Sementara distribusi berlangsung di 19 lokasi.
Baca Juga: Bulog Bojonegoro: Koperasi Desa Merah Putih Ditunjuk sebagai Penyalur Beras SPHP
Sembilan di antaranya di Jawa Timur. Rinciannya dua lokasi di Tuban dan tiga lokasi di Pasuruan. Kemudian, masing-masing satu lokasi di Gresik, Mojokerto, Jember, dan Kabupaten Malang.
Berdasar data PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus sembilan lokasi itu berpotensi menjadi pangkalan. Progres mencapai 100 persen. “(Bojonegoro) Belum ada penugasan elpiji berarti,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Retno Wulandari belum bisa dikonfirmasi terkait distribusi elpiji bersubsidi melalui KDMP. (yna/msu)