Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

FAO: Indonesia Produsen Telur Terbesar Nomor 3 Dunia, Menggeser India dan Amerika Serikat

M. Nurcholis • Senin, 30 Juni 2025 | 23:44 WIB
Photo
Photo

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Produksi telur ayam ras di semester I 2025 ini, Indonesia diproyeksikan mencapai 6,52 juta ton atau sekitar 104,17 miliar butir. Sementara kebutuhan pasar domestik di kisaran 6,2 juta ton. Angka produksi tersebut menunjukkan potensi ada surplus sekitar 295 ribu ton, atau 4,5% dari kebutuhan telur nasional tahun 2025.

Kementerian Pertanian (Kementan) juga akan memperkuat penyerapan produksi peternak untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan telur di pasar domestik.

Optimalisasi penyerapan produksi peternak ini akan menjaga stabilitas harga. Kementan juga memfasilitasi pelaku usaha untuk memenuhi standar ekspor. Namun, tetap memprioritaskan kebutuhan pasar domestik.

Harga telur ayam ras secara nasional pada triwulan I lalu yakni, 25 Maret 2025 berada di angka Rp 29.475 per kilogram.

Surplus produksi telur ini tentu membuka peluang ekspor. Namun, tetap dengan memperhatikan kebutuhan pasar dalam negeri.

Kementan terus berupaya memastikan ketersediaan dan stabilitas harga telur di pasar, serta mendukung pelaku usaha untuk memenuhi standar ekspor.

Selain beras, Indonesia juga menjadi produsen telur terbesar sedunia dengan produksi telur mencapai 144,59 miliar butir. Angka ini membuat Indonesia menempati posisi ke-3 sebagai produsen telur secara global.

Berdasarkan data Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), produksi telur terbesar di dunia ditempati oleh China yang mencapai 612,83 miliar butir.

Kemudian disusul oleh Jepang dengan produksi sebesar 406,3 miliar butir telur. Sedang produksi telur Indonesia menempati posisi tiga yang mencapai 144,59 miliar butir. Di posisi keempat ditempat India dengan produksi mencapai 142,67 miliar butir telur. Lalu Amerika Serikat (AS) menempati posisi kelima dengan produksi mencapai 109,53 miliar butir.

Produksi telur Indonesia menembus angka 144,59 miliar butir dan menempatkan kita di peringkat ketiga dunia sebagai produsen telur terbesar, menurut data FAO.

"Ini bukti nyata bahwa sektor peternakan kita terus tumbuh dan berkontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan protein masyarakat," tulis Kementerian Pertanian (Kementan) dalam unggahan akun Instagram resmi @kementerianpertanian, ditulis Minggu (29/6/2025).

Dengan volume produksi sebesar itu, Kementan optimistis Indonesia siap menjadi lumbung protein hewani yang berkelanjutan. Ini dapat terealisasi dengan dukungan dari peternak serta kebijakan yang tepat.

"Dengan dukungan terhadap peternak lokal dan kebijakan yang tepat, Indonesia siap melangkah lebih jauh menjadi lumbung protein hewani yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan," pungkas Kementan. (cho)

Editor : M. Nurcholis
#amerika serikat #Food and Agriculture Organization #India #produksi telur #surplus #china #telur #bojonegoro #kementan #ayam ras #jepang