RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persentase jumlah penduduk yang bekerja di Bojonegoro, masih didominasi oleh lulusan sekolah dasar atau SD. Berdasar data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro, total warga yang tercatat bekerja mencapai 752.610 orang.
BPS mencatat penduduk bekerja berdasar pendidikan terakhir (lulusan) SD sebanyak 337.556 orang. Kemudian, lulusan SMP sebanyak 166.471 orang, dan SMA umum 141.282 orang.
Lalu, SMA/SMK yakni 61.305, dan lulusan diploma 8.855. Kemudian, lulusan sarjana 37.141 orang.
Sementara itu, data pengangguran mencapai 34.785 pada 2024, yang didominasi lulusan SMA umum 18.454, SMA Kejuruan/SMK 6.771, SD 3.647, SMP 2.879, Universitas 2.115, dan diploma 919.
Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindutstrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Ida Agustin menyampaikan, bahwa dari data BPS tersebut hanya mencakup pada 2024.
’’Sementara untuk tahun 2025 data dari BPS masih belum ada, karena rekapitulasinya tahunan,” ujarnya.
Namun, apabila melihat jumlah pengangguran di Bojonegoro berdasar pengajuan kartu kuning (AK- 1), sebanyak 543 orang per April (2025). ’’Angka tersebut masih minim, karena belum memasuki akhir tahun, sehingga berpotensi akan terus bertambah,” imbuhnya.
Baca Juga: Disperinaker Bojonegoro Catat 171 Lowongan Kerja selama Enam Bulan
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto menyampaikan, kebijakan pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan pekerjaan itu menjadi faktor penting, untuk mengurangi angka pengangguran. ’’Selain mendorong masuknya investor ke Bojonegoro,” terangnya.
Pengamat kebijakan publik Danang Wahyuhono menyampaikan, bahwa mayoritas pekerja di Bojonegoro yang masih didominasi lulusan SD, hal tersebut memang dipengaruhi oleh rata-rata lama sekolah (RLS).
’’Pekerja tersebut memang dipengaruhi oleh RLS, yang rata-rata lama sekolah masih pada kelas 2 SMP,” terangnya. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana