RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Polemik aset kepemilikan Islamic Centre membuat Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Bojonegoro kembali melayangkan somasi kedua kepada Yayasan Persaudaraan Muslim (Persamu) Bojonegoro.
Menanggapi hal itu, Persamu Bojonegoro memastikan bakal melakukan pembahasan, namun masih menunggu rapat seluruh pengurus. "Masih menunggu rapat seluruh pengurus, karena ada pengurus lain. Dan, harus semuanya dibicarakan," ungkap Penasihat Hukum (PH) Persamu Bojonegoro Sunaryo Abumain.
Menurutnya, masing-masing pengurus Persamu masih belum berani mengambil keputusan, karena perlu melibatkan seluruh pengurus. Sunaryo membenarkan, bahwa pihak Persamu telah menerima somasi, dan permohonan untuk melakukan mediasi.
"Untuk somasi itu bisa dibalas atau biaa tidak, tidak dijawab ya tidak apa-apa," imbuhnya pada Rabu (18/6). Sebelumnya diberitakan, PD IPHI melakukan somasi kedua karena somasi pertama yang dilayangkan belum ada tanggapan.
"Awal Mei 2025 kemarin, kami telah melayangkan somasi pertama kepada Yayasan Persamu. Namun, tidak ada tanggapan dari pengurus Persamu," ungkap Sekretaris PD IPHI Bojonegoro Teguh Supriyadi. (dan/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko