RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro bakal memanfaatkan Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, bakal bakal dialihfungsikan menjadi sekolah rakyat.
Pemkab Bojonegoro mulai menyiapkan tempat untuk program turunan dari pemerintah pusat itu. Sebab, gedung yang diberi nama Tirto Adhi Soerjo itu belum dimanfaatkan secara permanen.
Meski sudah dibangun 2017-2018 silam dari uang rakyat sekitar Rp 19 miliar.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menyampaikan, bahwa telah menyiapkan lokasi, rencana pendirian sekolah rakyat yakni di Gedung Pusdiklat. “Kita sudah menyiapkan gedung untuk sekolah rakyat yang telah kita ajukan ke pusat,” ujarnya.
Agus menambahkan, gedung yang berada di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu dipilih karena pemanfaatannya kurang maksimal.
Namun, masih perlu uji kelayakannya. “Nanti akan ditinjau oleh pemerintah pusat untuk tingkat kelayakan tempatnya,” tambahnya.
Selain itu, fasilitas di tempat itu, akan melayani pendidikan gratis dari jenjang SD hingga SMA bagi warga miskin, lengkap dengan asrama.
Mantan Camat Baureno itu menambahkan, sekolah rakyat ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang inklusif bagi masyarakat kurang mampu. ‘’Akan difasilitasi dengan asrama,” imbuhnya.
Bangunan yang diberi nama Tirto Adhi Soerjo itu dibangun pada tahun anggaran 2017-2018 mencapai Rp29 miliar, namun tak kunjung dimanfaatkan hingga lebih dari enam tahun.
Gedung tersebut, sempat disebut bakal digunakan sebagai gedung kampus pada program studi di luar kampus utama (PSDKU) Universitas Brawijaya (UB) di Bojonegoro.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, PSDKU UB di Bojonegoro belum berjalan.
Namun, terkait persiapan lokasi PSDKU UB di Bojonegoro yang direncanakan di Gedung Pusdiklat Kecamatan Dander. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana