Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rencana Pendirian Sekolah Rakyat Bojonegoro di Gedung Pusdiklat Menunggu Pusat: Khusus Warga Miskin, Pendidikan Gratis SD hingga SMA

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 15 April 2025 | 18:10 WIB
MENUNGGU PUSAT: Gedung Pusdiklat Tirto Adhi Soerjo berdiri megah di tengah sawah. Gedung yang dibangun dari APBD 2017-2018 itu diproyeksikan untuk sekolah rakyat. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEG
MENUNGGU PUSAT: Gedung Pusdiklat Tirto Adhi Soerjo berdiri megah di tengah sawah. Gedung yang dibangun dari APBD 2017-2018 itu diproyeksikan untuk sekolah rakyat. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEG

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro bakal memanfaatkan Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, bakal bakal dialihfungsikan menjadi sekolah rakyat.

Pemkab Bojonegoro mulai menyiapkan tempat untuk program turunan dari pemerintah pusat itu. Sebab, gedung yang diberi nama Tirto Adhi Soerjo itu belum dimanfaatkan secara permanen.

Meski sudah dibangun 2017-2018 silam dari uang rakyat sekitar Rp 19 miliar.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro  Agus Susetyo Hardiyanto menyampaikan, bahwa telah menyiapkan lokasi, rencana pendirian sekolah rakyat yakni di Gedung Pusdiklat. “Kita sudah menyiapkan gedung untuk sekolah rakyat yang telah kita ajukan ke pusat,” ujarnya.

Agus menambahkan, gedung yang berada di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu dipilih karena pemanfaatannya kurang maksimal.

Namun, masih perlu uji kelayakannya. “Nanti akan ditinjau oleh pemerintah pusat untuk tingkat kelayakan tempatnya,” tambahnya.

Selain itu,  fasilitas di tempat itu, akan melayani pendidikan gratis dari jenjang SD hingga SMA bagi warga miskin, lengkap dengan asrama.

Mantan Camat Baureno itu menambahkan, sekolah rakyat ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang inklusif bagi masyarakat kurang mampu. ‘’Akan difasilitasi dengan asrama,” imbuhnya.

Infografis Gedung Pusdiklat Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Infografis Gedung Pusdiklat Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Bangunan yang diberi nama Tirto Adhi Soerjo itu dibangun pada tahun anggaran 2017-2018 mencapai Rp29 miliar, namun tak kunjung dimanfaatkan hingga lebih dari enam tahun.

Gedung tersebut, sempat disebut bakal digunakan sebagai gedung kampus pada program studi di luar kampus utama (PSDKU) Universitas Brawijaya (UB) di Bojonegoro.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, PSDKU UB di Bojonegoro belum berjalan.

Namun, terkait persiapan lokasi PSDKU UB di Bojonegoro yang direncanakan di Gedung Pusdiklat Kecamatan Dander. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#djoko lukito #pendidikan gratis #universitas brawijaya #pemkab bojonegoro #dander #dinas sosial #dinsos bojonegoro #bojonegoro #pusdiklat #Sekolah #PSDKU #Sekolah Rakyat #tirto adhi soerjo #dinsos