BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Senin pertama di 2025 menjadi Hari pertama realisasi program makan bergizi gratis (MBG), program prioritas Presiden Prabowo itu mulai dilaksanakan di Bojonegoro kemarin (6/1).
Namun, belum seluruh sekolah mendapatkannya. Sebab, dapur sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baru menyuplai sekitar 3.000 porsi per harinya.
Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim menyampaikan, program makan sehat dan bergizi gratis perdana mulai beroperasi perdana, dimulai dari Dapur Sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taman Rajekwesi Bojonegoro.
‘’Dapur Sehat ini akan menyediakan sekitar 3.000 porsi makanan bergizi per harinya,” terangnya.
Menurutnya, program ini bakal menyasar tak hanya pelajar di tingkat pendidikan usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA) atau SMK.
Namun, juga balita dan ibu hamil. Seperti yang dilakukan pada hari pertama kemarin, yang mulai menyasar PAUD hingga Posyandu. ‘’Daftar penerima program makan bergizi gratis sejumlah 2.996 sasaran,” imbuhnya.
Namun, angka tersebut belum menyasar seluruh wilayah. Sebab, rencana jangka panjang, akan menambah lebih banyak dapur sehat yang akan dibangun secara bertahap, dan adanya tambahan 125 dapur sehat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro.
‘’Untuk di Bojonegoro sendiri, jika siswanya sekitar 240 ribu itu ada 86 titik dapur sehat dan tersebar di seluruh kecamatan,” bebernya.
Berdasarkan data penerima makan gratis hari pertama kemarin, terdapat 21 titik meliputi 19 sekolah dan dua posyandu, yakni sekolah RA Al Mansur Klangon 127 siswa, SMP Muhammadiyah 2 Bojonegoro 50 siswa, SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro 40 siswa, Pos Paud Gading Klangon 10 siswa, Ponpes Birrul Walidain Klangon 35 santri.
Kemudian, SDN Klangon 1 sejumlah 26 siswa, SMK Dharma Wirawan sejumlah 19 siswa, SLB Putra harapan 142 siswa, SDN Ledok Kulon 3 sejumlah 45 siswa, TK PGRI Ledok Kulon sejumlah 2 siswa, SMP Islam Bojonegoro 30 siswa, SMP Katolik Santo Tarsisius sejumlah 86 siswa.
SDN Sumbang 1 sejumlah 60 siswa, SLBN Sumbang 105 siswa, SMAN 2 Bojonegoro sejumlah 976 siswa, SDN Ledok Wetan 1 sejumlah 97 siswa, SDN Kauman 1 sejumlah 502 siswa, SDN Kauman 2 sejumlah 290 siswa, TK Kartika IV-47 sejumlah 73 siswa. Lalu, Posyandu kelurahan Klangon sejumlah 130 sasaran, dan Posyandu Kelurahan sejumlah Ledok Wetan 151 sasaran.
Sementara itu, Kepala SLBN Sumbang Istijani mengatakan, sekolah menjadi salah satu penerima makan bergizi gratis hari pertama kemarin. ‘’Seluruh siswa ada 105 di SLB Negeri Sumbang, dan terbagi semua,” ungkapnya.
Istijani menambahkan, pada hari pertama progam tersebut berjalan dengan lancar, dan dengan makanannya bergizi semua. ‘’Para siswa mendapatkan satu porsi makan gratis dengan lauk meliputi ayam teriyaki, tahu krispi, sayur sop, buah, dan susu segar,” imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana