BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Peta politik di Kabupaten Bojonegoro kian dinamis menjelang pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Agustus mendatang.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bojonegoro menyatakan sikap mendukung dan bakal mengusung Setyo Wahono menjadi bakal calon bupati (bacabup).
Sebaliknya, DPC PPP tetap mengusulkan Nurul Azizah sebagai bacabup Pilkada 2024. Namun, kedua parpol itu dipastikan tidak bisa mengusung calon sendirian. Sehingga, harus berkoalisi dengan partai lain.
‘’Sudah dipastikan, fix. Hari ini (kemarin, red) kami menyatakan sikap mendukung Setyo Wahono sebagai Calon Bupati (Cabup) Bojonegoro 2024-2029,” tegas Ketua DPC Gerindra Bojonegoro Sahudi Rabu (17/7).
Sahudi menegaskan, terkait masalah lainnya telah berkoordinasi dengan dewan pimpinan daerah (DPD) hingga dewan pimpinan pusat (DPP). Di antaranya perihal rekomendasi.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro itu menegaskan, pengusungan Setyo Wahono sebagai bacabup, bukan bakal wakil calon bupati (bacawabup).
‘’Kami juga sudah intens berkomunikais sejak pilpres (pemilihan presiden) untuk pemenangan 02 (Prabowo-Gibran). Kiprahnya besar untuk itu. Dari sembilan kabupaten/kota salah satunya Bojonegoro berhasil,” ujarnya ketika ditemui di ruang Pimpinan DPRD Bojonegoro kemarin sore.
Terkait pengusungan adik Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno itu, Sahudi mengatakan, melalui banyak pertimbangan. Namun, belum bisa membeberkan secara rinci karena menyangkut internal.
Hanya, dia menegaskan, pemilihan bacabup dan bacawabup diperhitungkan secara matang. Karena, lanjut dia, siapa yang diusung harus menang.
‘’Kalau terkait bacawabup perlu koordinasi dengan beliau yang kami usung. Tentu harus settle (tetap atau pasti),” bebernya.
Sementara itu, ketika disinggung perihal isu awal bahwa dirinya direncanakan menjadi bacawabup, pihaknya hanya mengatakan, sikap parpolnya saat ini mantap memutuskan mengusung Setyo Wahono sebagai bacabup.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sunaryo Abumain mengatakan partainya mengusulkan calon bupati (cabup) rekomendasi Nurul Azizah. Namun surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP belum turun.
‘’Sabar nunggu petunjuk langit,” ungkapnya.
Terkait perbedaan rekomendasi DPP dari usula DPC, Mbah Naryo mengaku DPP biasanya mengikuti arus bawah atau dari DPC PPP.
Sementara itu, Setyo Wahono masih belum bisa dikonfirmasi terkait dukungan dari Gerindra. Pesan singkat via WhatsApp hingga Rabu (17/7) pukul 18.30 belum direspons. (yna/irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari