BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro telah mencairkan Rp 11,7 miliar gaji ke-13.
Sebanyak 2.447 aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Bojonegoro dipastikan sudah menerima sejak Senin (3/6).
Sedangkan, untuk tunjangan kinerja (tukin) gaji ke-13 saat ini masih dalam tahap pengajuan ke KPPN Bojonegoro.
Kepala KPPN Bojonegoro Teguh Ratno Sukarno mengatakan, KPPN Bojonegoro telah menyalurkan gaji ke-13 pada sekitar 11 satuan kerja (satker) di Bojonegoro.
Di antaranya, Badan Pusat Statistik (BPS); Balai Pemasyarakatan (Bapas); Kantor Kementerian Agama (Kemenag); Kantor Pertanahan, Kejaksaan Negeri (Kejari); dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro.
Selanjutnya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas); Pengadilan Agama (PA); Pengadilan Negeri (PN); Polres; dan Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro.
‘’Total sekitar Rp 11, 7 miliar yang sudah tersalurkan, belum termasuk tukin ke-13,’’ paparnya.
Berdasar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024, satker mengajukan surat perintah membayar (SPM) gaji ke-13 mulai 27 Mei sampai 31 Mei 2024, sesuai gaji Mei.
Kemudian, atas dasar SPM tersebut, KPPN menerbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D) gaji ke 13 Senin (3/6).
‘’Pegawai yang berhak penerima gaji ke-13 adalah seluruh ASN dan PPPK sebesar gaji dan tukin Mei 2024 tanpa potongan,’’ ujarnya.
Teguh melanjutkan, untuk tukin ke-13 masih dalam proses pengajuan ke KPPN Bojonegoro. Untuk proses pengajuan tukin ke 13 sama dengan gaji ke 13. Namun, karena dasar pembayaran tukin Mei. Sehingga masih menunggu tukin Mei diajukan terlebih dulu, pengajuannya baru dilakukan pada Juni 2024.
‘’Semoga gaji ke-13 dan tukin ke-13 dapat meringankan beban ASN untuk biaya sekolah anaknya. Sehingga, diharapkan para ASN dapat segera mencairkan tukin Mei, sehingga dapat mengajukan pembayaran tukin ke 13,’’ harapnya.
Berdasar data dari KPPN Bojonegoro, dari 11 satker yang ada di Bojonegoro tersebut terdapat target penerima gaji dan tukin ke-13 sebanyak 2.354 pegawai.
Dengan target nominal sekitar Rp 12,8 miliar. Dari jumlah tersebut terealisasi sebesar 102 persen. Yakni, jumlah realisasi penerima sebesar 2.447 pegawai dengan nominal gaji dan tukin ke 13 sekitar Rp 13 miliar. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari