BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dokter spesialis anak Iffa Ahsanur Rasyida menjelaskan, cuaca panas dapat memicu demam pada anak. Juga penting menjaga hidrasi. Terutama ketika musim kemarau dengan suhu di atas 30 derajat celsius.
Sehingga, lanjut dia, guna mencegah terjadinya penyakit pada anak pada musim kemarau ada beberapa hal bisa dilakukan. Yakni, menghindari pakaian longgar, tipis, berbahan ringan, dan berwarna terang.
Kemudian, memakai topi dengan tepi yang lebar, mengoleskan tabir surya di kulit dengan minimal SPF 30. Serta, jaga hidrasi dengan mencukupi asupan cairan, mengonsumsi makanan tinggi protein, dan menghindari sinar matahari yang terlalu menyengat.
’’Cuaca panas juga bisa menjadi pendukung lingkungan yang tepat untuk tumbuhnya nyamuk pembawa virus dengue,” terangnya.
’’Makanan sehat yang mengandung protein tinggi itu prinsipnya. Dan mencukupi asupan cairan. Tujuannya terbentuk antibodi yang cukup,” tambah Iffa. Dia menyampaikan, untuk makanan tinggi protein di antaranya telur, ikan, daging (sapi), susu, tahu, tempe, jamur, edamame, hingga ayam. (yna/bgs)
Editor : Hakam Alghivari