Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Bojonegoro Bakal Gaji GTT, PTT, dan GTY dari APBD, Bukti Kepedulian Terhadap Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Hakam Alghivari • Rabu, 24 Januari 2024 | 19:55 WIB
PEDULI PENDIDIKAN: Pj Bupati Adriyanto memberikan pembinaan terhadap tenaga pendidik di Pendapa Pemkab Bojonegoro Selasa (23/1). (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
PEDULI PENDIDIKAN: Pj Bupati Adriyanto memberikan pembinaan terhadap tenaga pendidik di Pendapa Pemkab Bojonegoro Selasa (23/1). (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro mulai serius meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang belum berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Buktinya, para guru tidak tetap (GTT), pegawai tidak tetap (PTT), dan guru tetap yayasan (GTY) akan mendapatkan honor dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024.

Kabar baik tersebut disampaikan dalam kegiatan kegiatan Pembinaan Motivasi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pendapa Malowopati Selasa (23/1).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Nur Sujito mengatakan, kegiatan diikuti 207 peserta, terdiri dari GTT, PTT, dan GTY. Atas kebijakan Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro para GTT, PTT, dan GTY akan mendapat honor dari APBD 2024.

‘’Untuk GTT dan PTT mendapat honor dengan besaran Rp 1.035.000 per bulan. Sedangkan, untuk GTY mendapat Rp 500.000 per bulan,’’ ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan, pemberian honor ini meski nominalnya tidak banyak harus disyukuri. Agar menjadi barokah. Disdik mengusulkan untuk GTT PTT guru taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD). ‘’Pemkab hari ini memberikan perhatian. Barangkali di tahun-tahun berjalan ada perhatian sesuai dengan undang-undang tentang aparatur sipil negara (ASN),’’ tuturnya.

Pj Bupati Adriyanto berpesan, agar honor bersumber dari APBD ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Para GTT, PTT, dan GTY juga harus bekerja dengan lebih baik. Karena setiap pekerjaan harus ada penilaian untuk output. Seperti para pendidik, output-nya adalah indeks pembangunan manusia (IPM) semakin baik, kualitas pendidikan juga makin baik. Sehingga, kinerja harus dipertahankan.

‘’Semoga honor ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Mudah-mudahan jika keuangan kita baik, akan semakin bertambah juga kedepannya,’’ ujarnya.

Orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro itu menambahkan, para pendidik dan tenaga kependidikan bersama-sama menjaga sekolahan. Baik tentang kebersihan administrasi atau lainnya. ‘’Keberhasilan Bojonegoro tidak ditentukan oleh satu orang, tapi hasil dari kerja bersama,’’ pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#Pemkab #asn #tenaga pendidikan #ptt #bojonegoro #gaji #kepedulian #GTT