BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Seorang kuli bangunan tersengat aliran listrik bertegangan tinggi di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Saat korban hendak memasang galvalum atau reng, naas Hartono tersengat aliran kabel induk milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Kejadian pada Kamis (20/7) sekitar pukul 11.00 itu tidak ada korban jiwa, meski proses evakuasi berlangsung dramatis.
Kejadian bermula Hartono warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, hendak memasang galvalum terakhir pada rumah yang sudah hampir jadi.
Apes, galvalum hanya berjarak sekitar 1 meter dengan kabel induk milik PLN, yang melintang di depan rumah. Akhirnya tersambar listrik, hingga membuatnya tergeletak seketika di atap rumah.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro Helmi Alifikri mengungkapkan, pihaknya langsung ke lokasi dan mengevakuasi korban setelah mendapat laporan warga. Proses evakuasi berjalan cukup sulit, dan dibantu warga setempat.
"Proses evakuasi, berjalan selama kurang lebih satu jam," ungkapnya.
Tempat kejadian yang lumayan sulit dijangkau membuat petugas kesulitan, hingga evakuasi menggunakan tandu dan dikerek dari bawah. "Rumahnya masih belum jadi dan perlu hati-hati," jelasnya. (dan/rij)
Editor : Eka Fitria Mellinia