Rinciannya dua pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, 7 administrator, 9 pengawas, 13 pengangkatan kepala sekolah, dan 326 fungsional guru. Pelantikan berlangsung di Pendapa Malowopati Jumat (16/6) siang.
Bu Anna sapaannya mengatakan, dalam kebijakan pemerintah, terdapat beberapa perbaikan struktur organisasi. Jadi, banyak penguatan. ''Pemerintah sedang berbenah dalam manajemen pegawai negeri sipil (PNS) dari awal rekrutmen, termasuk juga dalam birokrasi efektif. Sebagai PNS tidak untuk santai-santai,'' tegasnya.
Tidak adanya rekrutmen CPNS beberapa tahun terakhir membuat Pemkab Bojonegoro terus mencoba merapikan organisasi. Upaya tersebut diimbangi peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang ada. Kalau tidak diikuti peningkatan SDM, maka akan kurus. Tidak ada gizinya. Sehingga layanan akan terganggu. ''Tapi, kalau SDM diasah, ditingkatkan kapasitasnya, kurusnya itu menjadi padat dan kuat,'' ujarnya.
Bu Anna mengatakan, sebagai PNS dituntut terus berbenah. Bagi yang menempati tempat tugas baru, silakan beradaptasi. Bagi pelantikan fungsional, sudah resmi mendapatkan tunjangan fungsional.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro saat ini dijabat oleh Erick Firdaus. Bu Anna berpesan, untuk mengawal peraturan daerah (perda) kearsipan yang sudah dikelola. Berharap bisa selesai dalam waktu tidak terlalu lama.
Bu Anna melanjutkan, untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air yang baru, Heri Widodo, punya tanggung jawab besar. Yakni, proyek strategis nasional (PSN) Karangnongko, Waduk Gongseng, dan Waduk Pejok di Kepohbaru.
Termasuk, memperhatikan kecukupan air untuk segera koordinasi, evaluasi, dan melakukan percepatan. Kami mengharapkan kerja sama yang baik dan produktif agar bisa mendorong perencanaan prasarana dan pelayanan, ujarnya. (*/ewi) Editor : M. Yusuf Purwanto