BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Syifa Dewantara, seorang pegiat kereta api Komunitas Railfans mengatakan, sebenarnya jarak Bojonegoro-Sidoarjo tidak cocok dengan kereta sejenis komuter. Jarak jauh antara Bojonegoro-Sidoarjo menjadi alasannya.
Karena sistem keberangkatan penumpang tidak ada nomor tempat duduk, seperti kereta komuter lainnya.
Menurutnya, sistem komuter cocok bila digunakan kereta jarak dekat. "Jarak Bojonegoro-Sidoarjo mencapai 100 kilometer tidak cocok," bebernya.
Dia melanjutkan, jenis komuter KRDI dipakai Arjonegoro hanya terdapat tiga rangkaian, aslinya empat gerbong, karena satu dikurangi ruangnya untuk genset AC.
Kepala Stasiun Bojonegoro Totok Kushendarto mengatakan, sistem kereta komuter menampung 288 penumpang sampai 50 persen dari kapasitas yaitu 430 dalam kondisi penuh. Tentu, berkurang sekitar 50 persen dibanding KA lokal. Memang tidak ada nomer kursi, namun penumpang diatur oleh kondektur di dalam kereta," bebernya.
Dia menambahkan, hal tersebut tidak memengaruhi kondusivitas penumpang, karena wilayah Bojonegoro lebih sepi dibanding jalur KA di wilayah selatan. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto