Kali terakhir laka bus menewaskan pengendara motor di Jalan Bojonegoro- Ngawi Selasa lalu (30/4). Kecelakaan Selasa pagi itu menambah daftar angka laka yang melibatkan bus di Bojonegoro.
Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady imbau warga agar melapor bila terdapat kejadian bus ugal-ugalan. Imbauan ini setelah kecelakaan bus Cendana dengan pemotor di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Selasa (30/5). Pemotor tewas.
Kasatlantas mengatakan, masih menyidik kecelakaan bus di Desa Talok, namun masyarakat bisa melaporkan saat ada bus ugal-ugalan atau melanggar aturan lalu lintas.
Selain itu, tindakan pencegahan rutin dilakukan setiap hari. Terutama jam-jam tertentu saat volume kendaraan meningkat. Pencegahan dan imbauan mulai area kota hingga perbatasan,” ungkapnya
Berdasar data kecelakaan bus dihimpun, Januari lalu menewaskan satu pengendara motor di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Mojodeso. Februari menewaskan empat pengendara motor di Desa Mejuwet.
April kecelakaan bus menewaskan dua korban pengendara motor. Serta, Mei terdapat laka bus pariwisata di Jalan Raya Ponco-Bojonegoro, persisnya Desa Banjarsari, Trucuk. Tidak ada korban jiwa, namun sempat menabrak rumah dan warung membuat kerusakan parah. Dan, Selasa (30/5) Bus Cendana menghantam pengendara motor di Desa Talok. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto