Sebab, satu jemaah haji akan diantar beberapa mobil atau kendaraan. Jemaah haji yang berangkat diminta budal lebih awal. Menghindari kemacetan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Bojonegoro Iptu Heru Susanto mengatakan rekayasa lalu lintas hanya diberlakukan di sekitar Alun-Alun Bojonegoro. Sedangkan untuk Jalan Bojonegoro-Babad tidak ada rekayasa.
Rentan kemacetan di Jalan Bojonegoro-Babat ini karena sebanyak 1.628 jemaah haji Bojonegoro rerata warga dari kawasan timur. Berkaca tahun-tahun sebelumnya, jalan Bojonegoro-Babat kerap macet saat pemberangkatan haji.
Ketakutannya saat jemaah haji hendak menuju Pendapa Malawapati ternyata terjebak kemacetan di Jalan Bojonegoro-Babat.
"Saya berangkat lebih awal, sekitar pukul 11 malam, daripada terjebak kemacetan. Lebih baik budal lebih awal,'' kata Muth'im salah satu jemaah haji asal Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo.
Menurut Muth'im, terpenting sudah tiba lebih dulu di Pendapa Malawapati, daripada budal terjebak kemacetan. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto