Niko Fatkuria, konservator lingkungan hidup dan kebudayaan mengatakan, di Gunung Pandan masih menyimpan banyak jejak sejarah. Berdasar hasil jelajah arkeologi, telah ditemukan bebatuan penyusun candi.
Selain itu terlihat jelas terdapat pancuran air berbentuk bulat biasa disebut Jaladwara. ‘’Merupakan bekas patirtaan (pemandian) kuno,” bebernya.
Menurut dia, di kawasan Gunung Pandan juga ditemukan pecahan gerabah dan keramik. Serta watu lumpang identik dengan peninggalan zaman pra-sejarah dan digunakan sebagai ritual. ‘’Bisa dikatakan area Gunung Pandan merupakan bekas desa kuno,” bebernya. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto