Salah satunya masakan lontong kikil lebih nikmat dimakan ketika malam. Karena itu, penjual lontong kikil kerap baru buka sekitar pukul 17.00 jelang magrib hingga tengah malam.
Agung salah satu penikmat lontong kikil mengatakan, bahwa kuliner lontong kikil diperkirakan muncul pada 1980-an silam. Karena sepengetahuannya, masih jarang penjual lontong kikil itu turun-temurun, sejauh ini kebanyakan penjualnya masih generasi pertama dan usia lanjut.
Pria berusia 69 tahun itu menilai kekhasan lontong kikil di Bojonegoro itu cita rasa pedas asin dari kuah karenya. Juga adanya taburan serundeng basah. ‘’Kalau lontong kikil itu identik dengan kikil ditusuk sate, lalu diguyur kuah kare dan ditabur serundeng basah,” bebernya.
Rerata penjual lontong kikil lebih banyak berjualan saat malam hari. Karena proses memasak kikil tidak sebentar. Setidaknya butuh 2-3 jam memasak kikil agar empuk. Menurutnya tidak susah cari penjual lontong kikil di Bojonegoro. ‘’Paling mudah cari penjual lontong kikil itu kawasan Pasar Bojonegoro,” jelasnya. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto