Atmojo, 34, mengatakan, bukan warga asli Bojonegoro. Ia setiap tahun mudik di rumah mertuanya di Kecamatan Trucuk. Usai berkeliling Lebaran ke sanak famili, ia bersama keluarganya meyempatkan mampir ke Sendang Grogolan. "Karena anak-anak pingin berenang. Kalau berenang di kolam renang kan sudah terlalu sering. Jadi saya ajak ke sini,” terang warga asal Trenggalek itu.
Tiara, 23, warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro Kota itu mengaku sudah sering main ke Sendang Grogolan. Karena tidak terlalu jauh dari kota dan memang suasana serta hawanya sejuk. Apabila berangkat dari kota ke lokasi wisata hanya butuh waktu 45 menit. ‘’Tempatnya juga rindang, banyak pohon besar. Bisa main air sekalian bisa nongkrong sama teman-teman di sini,” ungkapnya.
Perlu diketahui, biaya masuk Sendang Grogolan cukup ekonomis. Pengendara motor Rp 3.000, sedangkan mobil Rp 4.000. Menurut anggota pokdarwis setempat, pengunjung ramai sejak Lebaran hari kedua, sekitar 300-an pengunjung. Lalu kemarin siang sudah mencapai 200-an pengunjung. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto