Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Dedi Kurniadi mengatakan, kenaikan data pemudik mengacu data nasional. Apalagi, tahun ini tidak adanya pembatasan mudik.
Berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementrian Perhubungan (Kemnhub) perkiraan jumlah penumpang di Terminal Rajekwesi 119.000 orang. Sementara, kondisi normal mencapai 81.538 penumpang. ‘’Jumlah tersebut baik penumpang datang maupun berangkat,” ungkapnya.
Terminal Padangan Bojonegoro saat puncak mudik diprediksi mencapai 115.207 penumpang. Meningkat dibanding kondisi normal 78.936 penumpang. Sementara Stasiun Bojonegoro diprediksi mencapai 80.542 penumpang, meningkat dua kali lipat dibanding kondisi normal yaitu 40.271.
Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Bojonegoro Iptu Heru Susanto mengatakan, pengamanan tahun ini berbeda, karena sudah berkurangnya kasus Covid-19. Berkoordinasi berbagai instansi patroli dan tugas di pusat keramaian. ‘’Bagi pengendara kendaraan pribadi untuk istirahat bila mengantuk dan tetap fokos pada rambu,” ujarnya. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto