Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Harga Beras Fluktuatif

M. Yusuf Purwanto • Senin, 20 Maret 2023 | 17:50 WIB
FLUKTUATIF: Pekerja sedang mengangkat beras di dalam karung di Pasar Banjarejo, harga bahan pokok di lapangan fluktuatif. (DEWI SAFITRI/RDR.BJN)
FLUKTUATIF: Pekerja sedang mengangkat beras di dalam karung di Pasar Banjarejo, harga bahan pokok di lapangan fluktuatif. (DEWI SAFITRI/RDR.BJN)
https://www.youtube.com/watch?v=fJq-2hm7XWk

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Harga beras di pasaran fluktuatif (naik turun). Seperti di Pasar Banjarejo kemarin (19/3). Harga sepekan terakhir ini justru naik, meskipun masih memasuki musim panen raya padi.

 

Menurut Anita Rahmawati, salah satu agen beras di Pasar Banjarejo, kenaikan harga beras dari petani lokal terjadi sejak satu minggu lalu. Harga beras awalnya hanya Rp 9.100, naik menjadi Rp 10.500. Harga beras sempat turun selama satu minggu di awal Maret, dari harga Rp 10.500 menjadi Rp 9.500 sampai dengan Rp 10.000. ‘’Kemudian naik lagi hingga hari ini kemarin,’’ ujarnya.

 

Dia menambahkan, untuk harga beras dari pabrik harganya masih tetap, karena harus mengikuti harga pengiriman. Juga, harus menyesuaikan dari pabrik.  ‘’Biasanya kulak beras dari pabrik Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan,’’ jelasnya.

 

Pimpinan Cabang (Pincab) Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro Sugeng Hardono mengatakan, saat ini harga gabah kering panen (GKP) masih di atas harga penetapan pemerintah (HPP), yakni Rp 5.100. Sedangkan, harga GKP di lapangan sekitar Rp 5.700 sampai dengan Rp 5.800 per-Kg.

 

‘’Harga beras dari sebelumnya selalu naik turun,’’ bebernya.

Sugeng menambahkan, pada akhir Februari sempat turun, kemudian naik lagi di minggu pertama Maret. Dan saat ini harga beras turun landai. Dari yang sebelumnya sekitar Rp 10.500 hingga Rp 10.700 menjadi Rp 10.000 hingga Rp 10.500.

 

Menurut Sugeng, harga di pasaran belum mengalami turun landau, kemungkinan karena tidak ikut langsung bergerak. Pengecer biasanya mengikuti harga yang telah dikulak atau harga jual mengikuti harga kulak.

 

‘’Harga dari penggilingan juga sudah mulai turun. Kemungkinan harga di pasaran juga bertahap turunnya, jadi tidak sekaligus langsung ikut turun,’’katanya. (ewi/msu)

https://www.youtube.com/shorts/mlzcoUqcBdM Editor : M. Yusuf Purwanto
#beras #Harga Fluktuatif #bojonegoro #panen raya