Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Kasus Campak Masih Nihil, tapi Perlu Waspada

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 26 Januari 2023 | 18:03 WIB
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tren kenaikan kasus campak di wilayah Jawa Timur perlu diwaspadai. Meskipun Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ani Pujiningrum menyampaikan hingga saat ini masih nihil. ‘’Sampai saat ini belum ditemukan kasus positif campak di Bojonegoro,” tutur Ani kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

 

Mengingat sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyatakan kenaikan kasus campak di wilayah Indonesia sebagai kejadian luar biasa (KLB). Berdasar data terakhir, di delapan kabupaten/kota di Jawa Timur terjadi peningkatan jumlah kasus. Yakni di Kota Batu, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Magetan, Sumenep, Pasuruan, dan Probolinggo.

 

Ani mengupayakan cakupan imunisasi campak secara maksimal. ‘’Selain itu mengoptimalkan deteksi dini, sehingga ketika ada temuan anak bergejala campak segera mendapat penanganan,” ujarnya.

 

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bojonegoro Jamilatul Qomariyah membenarkan, kasus campak di Kota Ledre masih nihil. ‘’Imunisasi campak di Bojonegoro sudah rampung seratus persen tahun lalu. Semoga tidak ada kasus campak,” tuturnya. Campak lebih mudah menyerang anak-anak, karena kekebalan tubuhnya masih lemah.

 

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak perlu takut membawa anaknya mendapat imunisasi. ‘’Diduga kenaikan kasus campak kan saat pandemi Covid-19 orang lupa mengimunisasikan anaknya karena tidak bisa ke posyandu. Ada juga enggan imunisasi, karena takut pascaimunisasi anaknya demam,” bebernya.

 

Pihaknya mendorong para bidan di tiap posyandu fokus screening dan deteksi dini terhadap anak belum imunisasi. ‘’Posyandu tiap bulan itu perlu digencarkan pendataan agar segera terdeteksi,” pungkasnya. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Kasus Campak #Nihil #Deteksi Dini #bojonegoro