Rinciannya 362 penumpang membatalkan tiketnya per 1 Januari malam, dilanjut 46 pembatalan kemarin. Padahal, 2.198 tiket arus balik di Stasiun Bojonegoro ludes terjual.
Pengembalian ini seiring perjalanan terdampak banjir terjadi di Kota Semarang. Banjir setinggi 20 sentimeter (cm) sempat menggenangi Stasiun Tawang Semarang. ‘’Kami kembalikan 100 persen untuk kereta api (KA) yang diubah polanya,’’ kata Kepala Stasiun Bojonegoro, Totok Kushindarto.
Totok menambahkan, kemarin pagi KA yang melintasi banjir sudah mulai bisa jalan. Di antaranya ada KA Argo Bromo, Darmawangsa, dan Jayabaya. Sebenarnya, Minggu KA tersebut masih bisa beroperasi. Hanya ada perubahan pola perjalanan karena imbas banjir.
‘’Sebelumnya melalui jalur utara dialihkan ke jalur selatan,’’ pungkasnya.
Sementara itu, tidak ada pembatalan tiket keberangkatan dan kedatangan pada KA lokal beroperasi puncak arus balik. (hul/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto