Susenas menyasar rumah tangga. Survei berdasar kebutuhan rumah tangga. Termasuk harga-harga. Itu berbeda survei KHL berbasis pasar. ‘’Harga yang dihasilkan disurvei susenas tentunya lebih mahal karena berdasar konsumen,’’ jelasnya.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Bojonegoro Anis Yuliati berharap UMK tahun ini naik lebih banyak. Saat ini harga-harga sudah lebih mahal karena imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). ‘’Kami harap kenaikannya tidak seperti tahun ini hanya Rp 12 ribu,’’ tuturnya. (zim/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto