Sugiharti menjelaskan, Kedungadem dan Tambakrejo menjadi wilayah mendapat alokasi terbanyak vaksin PMK. Sapi sudah divaksin ditandai kalung penanda leher (neck tag). Sehingga diketahui ternak sudah divaksin atau belum. “Kedungadem seribu vaksin, Tambakrejo 800 vaksin,” jelasnya kemarin (2/8).
Menurut dia, perluasan vaksinasi PMK sebanyak 13 ribu vaksin dan ditargetkan selesai 9 Agustus. Sebanyak 8.603 vaksin atau 66,2 persen sudah disuntikkan pada ternak. Capaian vaksin sudah didistribusikan terhitung cepat. Sehari vaksinasi mencapai seribu hingga dua ribu dosis. Namun belum semua desa mendapat alokasi vaksin.
Menurut Sugiharti selama ini belum ditemukan vaksin berdampak serius pada tenak, hanya ternak sedikit demam. Terlebih ternak divaksin dipastikan sehat dan belum pernah tertular PMK. Terkait vaksinasi dosis kedua atau revaksinasi, baru dimulai bulan ini. Sebanyak 3.100 vaksin disuntikkan lagi pada ternak sudah mendapat dosis pertama.
Sugiharti mengatakan hingga saat ini belum ditemukan atau dilaporkan ternak telah divaksin dijual oleh pemiliknya. Namun, nantinya ketika revaksinasi dilakukan tidak menutup kemungkinan ditemukan. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto