“Sudah dua tahun masyarakat merindukan, tidak ada kegiatan ini karena pandemi,” kata Ketua Panitia Kirab Pusaka Ki Andongsari Hary Susanto.
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah turut hadir pelaksanaan kirab pusaka. Bu Anna mengatakan, dua tahun lebih tidak ada perayaan untuk jasa-jasa Ki Andongsari. Semua masyarakat meyakini Ki Andongsari orang besar dan hebat.
“Semoga perayaan haul ini mengingatkan setiap insan yang hidup pasti meninggal,” ungkapnya.
Sosok Ki Andongsari, menurut Bu Anna, menjadi contoh dan bermanfaat bagi orang lain. Sehingga perlu mengisi hidup dengan energi positif, saling tolong-menolong. Refleksi haul ini harus mampu menambah kekuatan, keimanan, gotong-royong, masyarakat Kelurahan Ledok Kulon dan Ledok Wetan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Budiyanto mengatakan kirab pusaka menjadi inisiatif masyarakat Ledok Wetan dan Ledok Kulon untuk bersinergi guyup rukun. “Mengangkat kearifan lokal, sekaligus uri-uri sejarah di Bojonegoro,” ujarnya. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto