Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Rusa-Rusa yang Begitu Akrab di Bojonegoro

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 19 Maret 2022 | 14:40 WIB
BISA DIKUNJUNGI: Deretan rusa timor di salah satu penangkaran di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. Lokasinya cukup luas. Di Bojonegoro ada tiga penangkaran rusa. BKSDA selalu mengawasi karena hewan dilindungi.  (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
BISA DIKUNJUNGI: Deretan rusa timor di salah satu penangkaran di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. Lokasinya cukup luas. Di Bojonegoro ada tiga penangkaran rusa. BKSDA selalu mengawasi karena hewan dilindungi.  (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kompleks pergudangan Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, menyimpan keelokan hewan dilindungi. Salah satu gudang terdapat penangkaran rusa timor yang berizin. Begitu memasuki gudang tersebut, puluhan rusa timor berlarian.

 

Meski tak berada di alam liar, rusa-rusa bisa berkeliaran di penangkaran dengan seksama. Tempat penangkaran cukup luas, sekitar 2,25 hektare.

 

Selain di Desa Sukowati, terdapat dua penangkaran lainnya di Bojonegoro. Tepatnya di KPH Parengan, Kecamatan Malo dan penangkaran milik Suryadi di Kecamatan Tambakrejo. Penangkaran ini upaya melestarikan keberadaan rusa timor mulai berkurang di alam liar.

 

Muhajir pengelola penangkaran di Desa Sekowati mengatakan, rusa timor di penangkarannya tersisa 14 ekor. Jumlahnya menurun dari dua tahun lalu mencapai 22 ekor. Bahkan sempat mencapai 40 ekor. “Awalnya hanya empat ekor,” katanya kemarin (18/3).

 

Menurut Muhajir, menurunnya jumlah rusa timor di penangkarannya akibat cuaca tidak bersahabat. Sehingga terdapat rusa mati. Selain itu rusa jantan lebih banyak membuat rusa tak mampu berkembang biak. “Mungkin jika berada di alam liar bisa berkembang biak lebih baik,” ujarnya.

 

Tidak mudah memelihara hewan dilindungi. Penangkaran swasta selalu diperiksa Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bojonegoro. Tentu mengecek penambahan maupun pengurangan jumlah. Sehingga populasinya tetap terjaga. “Mendata dan memerikasa,” jelasnya.

 

Muhajir merawat penangkaran milik Mamin. Mengelolanya dengan ekstrasabar. Harus menyediakan pakan dengan jumlah besar. Bahkan mempersiapkan lahan khusus tanaman pakan, seperti rumput dan kangkung. Tanaman pakan di lahan satu hektare pasti habis.

 

Muhajir kesulitan ketika musim kemarau mulai tiba. Ketersediaan pakan berkurang karena tanaman tidak tumbuh baik. “Saat ini musim panen padi, jerami banyak. Kesulitan ketika musim kemarau tahun lalu,” ujarnya.

 

Terkait bantuan dari BKSDA, Muhajir mengaku hanya terdapat pemberian obat cacing dan vitamin meningkatkan nafsu makan rusa timor. Sebab penangkarannya bersifat swasta.

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, Minggu (13/3) di penangkaran rusa di KPH Parengan, Kecamatan Malo, juga cukup terawat. Pengunjung berdatangan. Terutama anak-anak menikmati penangkaran rusa dengan kandang semi terbuka.

Terlihat anak-anak membeli kangkung dan akrab memberi makan rusa. Hewan bertanduk itu begitu ngalem. Begitu ada pengunjung membawa kangkung segera mendekat. ‘’Ini seperti mini kebun binatang. Mengasyikkan,’’ tutur Ani salah satu pengunjung. (irv/rij)

 

Photo
Photo


AKRAB: Anak-anak saat memberi makan rusa penangkaran di Kecamatan Malo, Minggu (13/3). Begitu pengunjung tiba, rusa-rusa ini pun mendekat. Terutama pengunjung membawa pakan kangkung. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN) Editor : M. Yusuf Purwanto
#BKSDA) Bojonegoro #bupati bojonegoro #anna mu’awanah #bojonegoro #rusa