Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Akan Dibangun Lintasan di Lapangan Pengkok

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 5 Maret 2022 | 16:55 WIB
SEADANYA: Para atlet latihan di jalan paving poros desa di Desa/Kecamatan Padangan. Padahal, atletik penyumbang medali porprov. (IRVAN RAMADHAN/RDR.BJN)
SEADANYA: Para atlet latihan di jalan paving poros desa di Desa/Kecamatan Padangan. Padahal, atletik penyumbang medali porprov. (IRVAN RAMADHAN/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pagi begitu cerah. Matahari bersinar di Lapangan Pengkok Desa/Kecamatan Padangan, kemarin (4/3). Dua belas atlet lari pun bersemangat berlatih. Memompa fisik dan ketahanan dengan lari-lari mengitasi desa setempat.

 

Tampak kompak. Atlet laki-laki dan pria ini memakai sepatu dan rerata dengan arloji. Warga setempat seakan sudah akrab dengan para pelari ini. Kecamatan Padangan menjadi cikal bakal pembinaan cabang olahraga (cabor) atletik.

 

Banyak pelari lahir dari kecamatan berbatasan dengan Jawa Tengah (Jateng) itu. Misalnya, Adith Rico Pradana dana Adit Richi Pradana, pelari kembar ini menjadi atlet nasional. Kerap membela timnas di berbagai event. Pembanguan lintasan lari tidak terlepas dari berbagai prestasi diraih atlet setempat. Baik di level provinsi maupun nasional. Sehingga kecamatan di wilayah barat Bojonegoro itu terkenal sebagai pencetak bibit atlet lari.

 

Ahmad Rizani pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bojonegoro mengatakan, Lapangan Pengkok Desa Padangan akan dibangun, berupa pembuatan lintasan lari. “Bupati dan Dispora Bojonegoro sudah mendukung, juga pihak pemdes,” ujarnya.

 

Rencananya lintasan lari akan berstandar nasional. Terdiri dari enam track lari. Nantinya bisa menjadi pusat latihan atlet PASI Bojonegoro. Dan bermanfaat baik untuk prestasi ke depan. “Tanah desa siap digunakan untuk pelebaran dan pembangunan,” ungkapnya.

 

Adanya lintasan lari, menurut Rizani, dikonsep pusat pembinaan. Serta siap mempromosikan dan mencari bakat-bakat baru pelari dan atlet atletik dari daerah pinggiran. Khususnya di wilayah Kecamatan Padangan dan sekitarnya. “Karena banyak atlet lari berprestasi dari Kecamatan Padangan,” terangnya.

 

Kabid Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bojonegoro Saifudin mengatakan, pembangunan lintasan lari di Kecamatan Padangan masih berupa rencana. Belum dilakukan pengerjaan. Rencananya pembangunan menggunakan APBD dan corporate social responsibility (CSR). Namun masih cita-cita, dan semoga terealisasi.

 

“Jika cukup menggunakan dana APBD,” ujarnya.

 

Menurut Udin, pusat pembinaan cabor atletik ada di wilayah barat Bojonegoro. Seperti Kecamatan Kasiman, Padangan, hingga Ngraho. Tapi belum memiliki sarana latihan, sehingga jika ada anggaran dibangun lintasan lari.

“Idealnya dibangun di Kecamatan Padangan, berada di tengah-tengah tiga kecamatan,” jelasnya. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bupati bojonegoro #anna mu’awanah #PASI Bojonegoro #bojonegoro