BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Lampu warna-warni Jembatan Sosrodilogo dipadamkan sejak pertengahan tahun lalu. Sejak pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hingga kini lampu belum dinyalakan kembali. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) menunggu instruksi dari tim gugus tugas.
Kabid Pertamanan, Penerangan Jalan Umum, dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Keciptakaryaan Dinas PKPCK Saifuddin mengatakan, lampu jembatan itu dipadamkan sejak PPKM pertengahan 2021. Itu dilakukan menghindari kerumunan massa. Sebab, jembatan itu menjadi salah satu tempat berkumpul warga. Dipadamkannya lampu agar tidak banyak aktivitas berkumpul di lokasi itu.
Saifuddin belum bisa memastikan kapan lampu jembatan itu akan dinyalakan kembali. Pihaknya menunggu instruksi dari gugus tugas. Setelah ada instruksi dinyalakan, lampu warna-warni itu dioperasionalkan lagi.
‘’Saat ini masih menunggu kepastian, apakah PPKM berlanjut atau tidak,’’ jelasnya.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto mengatakan, Jembatan Sosrodilogo sudah menjadi salah satu pusat perekonomian. Di kawasan itu muncul beragam usaha kuliner. Sehingga, tidak heran jembatan itu menjadi tempat warga mencari hiburan. ‘’Adanya lampu warna-warni itu membuat jembatan semakin menarik,’’ ujar Sigit.
Menurut Sigit, jika angka penularan Covid-19 sudah banyak menurun, lampu jembatan itu ada baiknya dinyalakan lagi. Sehingga, bisa menjadi daya tarik warga berkunjung. ‘’Perekonomian pun bisa kembali menggeliat,’’ tuturnya.
Jembatan Sosrodilogo dibangun pada 2017. Jembatan itu menghubungkan Bojonegoro Kota dengan Kecamatan Trucuk. Lampu di jembatan itu dipasang pada 2019. Sejak itu jembatan menjadi semakin banyak dikunjungi. Berbagai sektor usaha bermunculan di sekitar lokasi jembatan membelah Bengawan Solo itu.
Editor : M. Yusuf Purwanto