Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

RPH Ruminansia Tuban Memenuhi Daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

Indra Gunawan • Kamis, 31 Desember 2020 | 17:33 WIB
RPH Ruminansia Tuban Memenuhi Daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal
RPH Ruminansia Tuban Memenuhi Daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Tuban kemarin (30/12) di-launching. Bupati Tuban Fathul Huda yang meresmikan fasilitas pemotong hewan modern tersebut untuk memenuhi kaidah kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.


Setelah me-launching, bupati Fathul Huda berharap RPH-R ini mampu melayani pengusaha daging, sehingga daging yang dikonsumsi masyarakat berkualitas. Dikatakan dia, RPH-R lebih menekankan pada pelayanan dari pada orientasi bisnis. 


Disampaikan bupati, Bumi Wali yang merupakan sentra daging sapi di Jatim, idealnya memiliki pasar sapi yang representatif. Tujuannya untuk meningkatkan nilai jual hewan ternak tersebut sekaligus nilai ekonominya. Namun, karena pandemi Covid-19, harapannya tersebut sulit direalisasikan. Terlebih, daging impor lebih murah. 


Perlu diketahui, jumlah populasi sapi di Tuban setiap tahun meningkat tajam. Pada 2017, Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Tuban menarget jumlah sapi potong 334.097 ekor dan terealisasi 334.143 ekor.


Tahun berikutnya (2018) ditarget 339.108 ekor, tercapai 339.563 ekor. Sementara pada 2019 dari target 334.195 ekor, terealisasi 334.243 ekor.


Tak hanya pertumbuhan populasi sapi potong. Produksi peternakan juga meningkat. Pada 2017, produksi peternakan tembus 16.692.396 ekor. Angka tersebut melampaui target 13.732.686 ekor.


Pada 2018, jumlah produksinya meningkat pada angka 17.108.512 ekor. Target yang dipatok  pada tahun itu 14.095.049 ekor. Begitu juga tahun berikutnya (2019). Jumlah produksi peternakan tercapai 17.547.672 ekor dari target 14.467.406 ekor.


Kepala DPP Tuban Dr. Ir. M. Amenan, MT mengatakan, keberadaan RPH-R merupakan kewajiban pemerintah untuk memenuhi penyediaan pangan asal hewan khususnya daging yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).


Untuk mendapatkan daging yang ASUH, RPH-R memiliki prosedur operasional standar untuk tempat  pemotongan,  pengulitan, pelayuan, dan penyediaan daging untuk konsumen. Ke depan, dia berharap RPH-R juga melayani pemotongan unggas.


RPH-R menempati lahan seluas 38.500 meter persegi di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban. Gedung RPH modern dibiayai ABPN senilai Rp 2 miliar. Sementara peralatan pemotongan berikut cool storage-nya dibiayai APBD sebesar Rp 7 milir.


RPH-R dilengkapi dengan peralatan modern dengan menerapkan standar operasional prosedur (SOP). Mulai pemeriksaan dokumen asal ternak dan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum masuk kandang peristirahatan.


Tahap berikutnya, pemberian izin pemotongan, penyembelihan, pengulitan, mengeluarkan jerohan, dan pemeriksaan kesehatan daging dan jerohan. Setelah dinyatakan layak konsumsi, untuk yang masuk rantai dingin masuk chilling room, packaging, blast room, cold storage, dan kemudian distribusikan. 


Sementara yang ranting hangat, setelah pemeriksaan kesehatan daging dan jerohan, langsung distribusikan.

Editor : Indra Gunawan