Radar Tuban - Ketua DPD Partai Golkar Tuban periode 2020-2025 Aditya Halindra Faridzky, SE, sangat dirindukan sebagai bupati Tuban.
Harapan tersebut disampaikan seluruh pengurus, kader, dan organisasi sayap partai tersebut dalam Musda X Partai Golkar Tuban, Sabtu (11/7).
Harapan tersebut cukup beralasan karena pembangunan yang merata dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) sangat dirindukan masyarakat.
Terlebih, hal itu pernah dirasakan saat kader Partai Golkar Tuban memimpin pemerintahan Tuban pada 2001-2011 di bawah kepemimpinan Bupati Tuban Dra. Hj Haeny Relawati Rini Widyastuti, M. Si. Mas Lindra, panggilan akrab Aditya Halindra Faridzky dalam sambutannya mengatakan, bagi dirinya Partai Golkar sudah menyatu dengan motonya Mbangun Deso Noto Kutho.
Karena itu, kader terbaik partai berlambang pohon beringin itu berdoa dan bercita-cita semoga di dalam dirinya ternanam semangat yang tinggi hingga kelak ketika dipanggil Yang Maha Kuasa.
Disampaikan dia, dalam lambang Partai Golkar, yakni pohon beringin, akarnya sudah menjuntai mencari sumber air. Artinya, masyarakat Tuban betul-betul merindukan kader Partai Golkar untuk memimpin Tuban.
Pohon beringin juga kukuh dengan ranting-rantingnya. Ranting itulah yang mengajak semua partai politik menurunkan ego sesaat. ‘’Karena hari ini masyarakat merindukan bagaimana pembanguan merata di Kabupaten Tuban,’’ tegasnya.
‘’Makanya, mari kita buktikan pada 9 Desember 2020 dengan memastikan bupatinya dari Golkar,’’ tegas anggota DPRD Provinsi Jatim itu dalam sambutannya setelah kembali terpilih sebagai ketua DPD Partai Golkar Tuban.
Lindra lebih lanjut mengatakan, pada pohon beringin juga tumbuh daun. Daun inilah yang membuat masyarakat, makhluk hidup, dan seluruhnya merasa terayomi. Itulah semangat kader Partai Golkar Tuban untuk mengayomi masyarakat.
Karena bekerja tidak untuk golongan semata, tapi bekerja untuk mencatatkan sejarah baik yang kelak akan menjadi tokoh yang dihormati dan disegani. Bukan menjadi tokoh yang ditakuti karena punya jabatan, tapi menjadi tokoh yang meninggalkan hal baik.
‘’Kita contohkan seperti ketika kader kita (era Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti) membuktikan pembangunan secara merata. Hari ini masyarakat merindukan pembangunan yang merata. Bukan hanya infrastruktur, tapi sumber daya manusia betul-betul hari ini dirindukan,’’ beber dia.
Saat ini, lanjut Lindra, masyarakat Tuban merasakan di mana pekerjaan sangat susah akibat Covid-19. Karena itu, semua harus bersamasama mencarikan solusi sesuai dengan kemampuannya. Tujuannya untuk masyarakat. ‘’Pada dasarnya, pada 9 Desember 2020 sudah saya pastikan bahwa saya akan maju dari Golkar untuk menjadi bupati Tuban,’’ pungkasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Jatim M. Sarmuji dalam sambutannya berpesan agar Partai Golkar yang Mas Lindra mempresentasikan seluruh akar sosial masyarakat dengan komposisi struktur mencerminkan kelompokkelompok sosial di Tuban.
Serta bisa berfungsi menjadi channeling antar Partai Golkar dengan akar-akar sosialnya. Dia juga mengingatkan agar Partai Golkar senantiasa berinteraksi dengan rakyat Tuban hingga menjadikan Partai Golkar bagian penting bagi rakyat.
Disampaikan dia, diterimanya rekomendasi Mas Lindra sebagai calon bupati Tuban tentu bukan tanpa alasan. Salah satunya Partai Golkar Tuban selama ini memiliki daya magnet tinggi di hati masyarakat.
‘’Selama dipimpin ibunda (Haeny Relawati Rini Widyastuti) ternyata memori kolektif rakyat masih menempatkan Bu Haeny sebagai ikon dari masyarakat Tuban. Kita cukup berbangga kader Golkar diingat jasa baiknya. Hal itu terlihat dalam survei yang dilakukan selama ini,’’ bebernya.
‘’Sanggupkah memenangkan Mas Lindra menjadi Bupati Tuban? Kalau sudah begitu mimpi kita akan terwujud. Kita akan bersamasama bahu-membahu kerja sama sekuat tenaga dengan gotong-rotong bupati Tuban akan dipegang kader Golkar,’’ kata dia berapi-api.
Sarmuji juga mengatakan, Mas Lindra juga sudah berpengalaman di pemerintahan sebagai anggota DPRD Provinsi Jatim dan perpolitikan. Juga cukup memiliki ka pasitas yang kuat.
‘’Komitmen kita supaya Partai Golkar menjadi rumah bersama rakyat Tuban. Selama beliau (Haeny Relawati Rini Widyastuti, Red) memimpin pembangunan Tuban bukan hanya merata, tapi dirasakan seluruh masyarakat.
Pemerintahan bukan hanya milik Golkar, pemerintahan bukan hanya milik satu parpol. Insya Allah Golkar me mimpin semata-mata diabdikan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Tuban,’’ kata dia. Dalam penutupan Musda X Partai Golkar, seluruh partai politik hadir.
Antara lain, PKB, PDIP, PPP, Nasdem, Gerindra, Partai Demokrat, PPP, PAN, PKS, dan PBB. Hadir juga komisioner KPU Kabupaten Tuban, Bawaslu Kabupaten Tuban, perwakilan Polres Tuban, dan Kodim 0811 Tuban. Dalam musda tersebut, DPD Partai Golkar Tuban juga menyerahkan bantuan untuk tenaga medis untuk penanganan Covid-19 di Tuban.
Editor : Indra Gunawan