RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dua posisi pengemudi bus sekolah yang disiapkan Pemkab Blora mulai diperebutkan pencari kerja. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 29 orang mengajukan lamaran untuk mengisi lowongan tersebut.
Seleksi ini tak sekadar mencari pengemudi yang cakap di jalan. Pemkab juga menekankan integritas calon sopir, karena mereka akan menjalankan layanan transportasi gratis bagi masyarakat.
‘’Jadi, kita benar-benar fair. Jika nanti tidak ada yang lolos seleksi, maka tidak ada yang ikut tes lanjutan,” tutur Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Pujiariyanto.
Puji menjelaskan, rekrutmen ini melibatkan panitia dari unsur Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi akan mengikuti psikotes dan kemudian wawancara.
Baca Juga: Bus Sekolah Gratis di Blora Tinggal Tunggu Administrasi Kendaraan
Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pelamar adalah memiliki SIM B1. Selain itu, batas usia maksimal ditetapkan 45 tahun. Lalu, dua pengemudi yang terpilih nantinya melayani rute Blora–Kunduran dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB.
Layanan ini disiapkan untuk membantu mobilitas masyarakat tanpa dipungut biaya. Ia juga menjelaskan, Pemkab Blora mengalokasikan gaji Rp 2,7 juta per bulan bagi masing-masing pengemudi.
‘’Hasil akhir seleksi ditargetkan diumumkan pada akhir Oktober,” tegasnya.
Puji mengatakan, status layanan yang gratis harus diimbangi dengan sikap profesional pengemudi. Sopir terpilih dilarang menarik uang dari penumpang dalam bentuk apa pun. (hul/ind)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah