RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jembatan Kidangan di Kecamatan Jepon menjadi salah satu titik yang disorot karena rawan kecelakaan. Berada di ruas Jalan Nasional Blora-Cepu, jembatan tersebut hanya memiliki lebar sekitar enam meter. Padahal sesuai standar, jembatan jalan nasional idealnya memiliki lebar 7,1 meter.
Kondisi itu menjadi perhatian karena angka kecelakaan di ruas Blora-Cepu belakangan meningkat. Bahkan, kecelakaan terbaru di sekitar Jembatan Kidangan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Blora Ipda Hadi Sutomo mengatakan, sejumlah titik di ruas Jalan Nasional Blora-Cepu menjadi perhatian kepolisian. Selain Jembatan Kidangan, titik rawan juga berada di sekitar Pabrik Pentawira dan depan RS PKU Muhammadiyah.
‘’Serta di Jembatan Kidangan. Di situ kemarin laka meninggal,’’ bebernya.
Baca Juga: Minim PJU, Ruas Jalan Provinsi Blora Wilayah Randublatung–Jati Rawan Laka dan Kriminalitas
Persoalan sempitnya Jembatan Kidangan juga diakui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY. Staf Teknik dan Pelaksana Teknis Lapangan PPK 3.6 Satker BBPJN Jateng-DIY Wilayah 3 Mulyanto mengatakan, usulan pelebaran jembatan sudah berulang kali disampaikan.
‘’Jembatan Kidangan, sudah sering kami usulkan. Namun untuk anggaran, kebijakan di balai dan pusat. Kalau usul sudah sering,’’ ujarnya.
Menurut dia, opsi yang diusulkan bukan sekadar memperlebar jembatan. Melainkan mengganti jembatan di lokasi yang sama dengan konstruksi dan lebar yang memenuhi standar.
‘’Untuk standar jembatan di jalan nasional 7,1 meter. Kalau ini masih enam meter,’’ terangnya.
Realisasi pekerjaan masih terkendala persoalan lahan. Di sisi kiri terdapat aset sumber daya air berupa bendungan. Sementara di sisi kanan terdapat asset sistem penyediaan air minum (SPAM).
Tak hanya itu, terdapat lahan milik PT KAI di sekitar jembatan. Sehingga diperlukan koordinasi dengan sejumlah pihak sebelum rencana tersebut dapat direalisasikan.
‘’Koordinasi ini penting sehingga usulan bisa dikerjakan,’’ tuturnya.
Meski lebarnya belum memenuhi standar, Mulyanto memastikan, kondisi struktur Jembatan Kidangan masih aman. Jembatan tersebut dinilai masih kuat menahan beban kendaraan yang melintas.
Baca Juga: Rawan Laka, Pemkab Blora Tahun Depan Bakal Bangun Satu Pos Penjaga Perlintasan Sebidang
Selain persoalan jembatan, ruas Jalan Nasional Blora-Cepu juga menghadapi masalah kapasitas jalan. Volume kendaraan yang terus meningkat, ditambah banyaknya truk dan kendaraan berat, membuat jalur tersebut semakin padat.
Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di jalur nasional Blora-Cepu. (ozi/ind)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah