PWRI Kirim 50 Tangki Air Bersih Untuk Warga Blora

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:20 WIB
KEKERINGAN: BPBD Blora distribusikan satu truk tangki air bersih di Desa Kalen, Kecamatan Kedungtuban. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
KEKERINGAN: BPBD Blora distribusikan satu truk tangki air bersih di Desa Kalen, Kecamatan Kedungtuban. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Blora, membuat kebutuhan air bersih kembali mendesak. Sebanyak 50 tangki air bersih tambahan mulai digelontorkan untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air, kemarin (12/8).

Sebanyak 45 tangki dihimpun dari berbagai pihak. Salah satunya PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia). Juga, lima tangki tambahan berasal dari Wakil Bupati Blora Sri Setyorini.

Ketua PWRI Blora Bambang Sulistya mengatakan, bantuan air bersih tersebut dikumpulkan sebagai respons atas kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Blora.

‘’Bantuan air bersih ini kami koordinir dari berbagai pihak, hari ini (kemarin) mulai disalurkan,” ujarnya.

Bupati Arief mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan air bersih. Dia mengapresiasi pihak-pihak yang ikut turun tangan membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Baca Juga: 69 Hektare Sawah di Kabupaten Blora Alami Kekeringan

‘’Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi untuk segenap pihak yang telah memberikan bantuan air bersih untuk masyarakat kami yang memang membutuhkan,” katanya.

Menurutnya, partisipasi berbagai pihak diperlukan untuk membantu masyarakat selama kondisi kekeringan masih berlangsung. ‘’Partisipasi untuk membantu masyarakat ini kami sambut dengan baik,” imbuh Arief.

Ia berharap, 50 tangki air tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau.

‘’Bantuan ini sekaligus menambah dukungan pasokan air bersih di tengah kondisi kekeringan yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kabupaten Blora,” ujarnya. (hul/ind)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
kekeringan bupati arief Wakil Bupati Blora Sri Setyorini pwri blora