RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Berdasarkan data kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora, jumlah penduduk Blora tercatat mencapai 932.138 jiwa. Hingga semester satu tahun ini jumlahnya didominasi kelompok usia produktif.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Dindukcapil Blora, Ardian Sukmana menjelaskan, generasi Z (Gen Z) menjadi kelompok terbanyak dalam data kependudukan.
‘’Dari total penduduk Blora saat ini, Gen Z menjadi kelompok dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni mencapai 214.338 jiwa atau 22,99 persen,” terang Ardian.
Posisi berikutnya ditempati generasi milenial dengan jumlah 208.120 jiwa atau 22,33 persen. Sementara generasi X yang berada pada rentang usia 46–61 tahun tercatat sebanyak 204.241 jiwa atau 21,91 persen.
‘’Kalau Gen Z dan milenial digabungkan, jumlahnya mencapai 422.458 jiwa atau sekitar 45,32 persen dari total penduduk Blora,” jelasnya.
Baca Juga: Job Fair Blora: Terdapat 7.678 Lowongan, Hanya 208 Pelamar yang Lolos Kerja
Sementara itu, generasi Alpha atau penduduk usia 2–13 tahun tercatat sebanyak 142.882 jiwa atau 15,33 persen. Kemudian Baby Boomer usia 62–80 tahun sebanyak 129.214 jiwa atau 13,86 persen.
Untuk generasi yang lebih tua, kelompok Silent Generation berusia 81–98 tahun tercatat 17.419 jiwa atau 1,87 persen. Sedangkan kelompok Old Generation atau penduduk berusia di atas 98 tahun berjumlah 516 jiwa atau 0,06 persen.
Dari sisi jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki tercatat 466.180 jiwa, sedangkan perempuan sebanyak 465.958 jiwa. Besarnya proporsi Gen Z dan milenial menjadi gambaran penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan kependudukan.
Dominasi kelompok usia produktif tersebut berkaitan erat dengan kebutuhan lapangan kerja, pendidikan, pengembangan keterampilan, hingga penguatan sektor ekonomi daerah.
Data kependudukan tersebut juga dapat menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah pembangunan, agar lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan penduduk Blora. (ozi/ind)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah