Tiga Faskes Blora Dikucuri Rp 6,1 Miliar

Achmad Syaeroyzi • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi Ainur Ochiem
Ilustrasi Ainur Ochiem

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemkab Blora mulai merehabilitasi sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) tahun ini. Tercatat, dua puskesmas dan satu rumah sakit daerah masuk dalam program perbaikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora Edy Widaya mengatakan, seluruh pekerjaan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme lelang. Perbaikan menyasar fasilitas pelayanan yang dinilai perlu ditingkatkan, guna menunjang kebutuhan masyarakat.

‘’Untuk tahun ini ada dua puskesmas dan satu RSUD yang direhabilitasi. Semua menggunakan APBD 2026 dan prosesnya melalui lelang,” terangnya.

Dua pekerjaan berada di tingkat puskesmas. Yakni rehabilitasi gedung persalinan Pustu Tunjungan dengan pagu sekitar Rp 572 juta. Kemudian rehabilitasi Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) Puskesmas Banjarejo dengan anggaran sekitar Rp 572 juta.Kedua proyek tersebut saat ini masih dalam tahap evaluasi proses lelang.

Baca Juga: Pemkab Blora Masih Menyimpan Anggaran yang Belum Memiliki Pos Penggunaan Sebesar Rp 41 Miliar

Sementara itu, pekerjaan dengan nilai anggaran terbesar berada di RSUD Samin Surosentiko Randublatung. Pemkab mengalokasikan sekitar Rp 5 miliar untuk belanja modal pembangunan gedung rawat inap secara fisik.

‘’Untuk RSUD Randublatung, sekarang masuk masa sanggah,” jelas Edy.

Menurut dia, rehabilitasi dan pembangunan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan. Namun juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

‘’Harapannya tentu pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkasnya. (ozi/ind)

 

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
faskes Anggaran Pemkab Blora blora