Rumah Subsidi di Blora Cukup Diminati Masyarakat

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 07:20 WIB
DIMINATI : Komplek perumahan subsidi yang ada di Kecamatan Sambong. (ROZI/RADAR BOJONEGORO)
DIMINATI : Komplek perumahan subsidi yang ada di Kecamatan Sambong. (ROZI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Minat masyarakat Blora terhadap rumah subsidi cukup tinggi. Namun, ketersediaan unit yang ditawarkan pengembang masih terbatas.

Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora mencatat hingga saat ini sebanyak 63 unit rumah subsidi telah terealisasi. Rumah tersebut sudah melalui akad kredit dan serah terima kunci kepada pembeli.

Kepala Bidang Perumahan Dinrumkimhub Blora Muhammad Arif mengatakan, terdapat tujuh perusahaan pengembang yang menyediakan rumah subsidi di sejumlah wilayah Kabupaten Blora.

"Realisasi saat ini 63 unit. Peminatnya cukup tinggi, tetapi stok rumah yang tersedia masih terbatas," ujarnya.

Dia menjelaskan, harga rumah subsidi di Blora rata-rata sekitar Rp166 juta per unit. Pengajuannya menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan cicilan tetap.

Baca Juga: Perumahan Menggeliat, Rumah Subsidi Masih Jadi Incaran Kaum Muda

Sejumlah perumahan subsidi yang tersedia antara lain Graha Panca dan Tunjungan Park di Kecamatan Tunjungan, Kembang Rubah, Emerald Garden di Kecamatan Sambong, serta Blora Indah Regency di Kecamatan Blora.

Menurut Arif, penyerapan rumah subsidi setiap tahun cenderung fluktuatif. Jumlahnya berkisar 100 hingga 190 unit per tahun. Namun, per 4 Agustus 2026, stok yang masih tersedia di Kabupaten Blora hanya 12 unit.

"Permintaannya ada, bahkan cukup tinggi. Kendalanya sekarang lebih kepada ketersediaan unit," jelasnya.

Rumah subsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pengembang juga wajib memenuhi sejumlah standar minimal agar hunian dinilai layak.

Untuk rumah kavling, luas lahan minimal 60 meter persegi dengan lebar muka lima meter. Sementara luas bangunan minimal 21 meter persegi. (ozi/zim).

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Dinrumkimhub perumahan Hunian blora