Pemkab Blora Berharap Kebagian DAK Rp 2,3 Triliun

Achmad Syaeroyzi • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 07:15 WIB
MEMPRIHATINKAN: Potret Ruas Jalan  Balong - Kepoh yang kondisinya cukup memprihatinkan. (IST./RDR.BJN)
MEMPRIHATINKAN: Potret Ruas Jalan  Balong - Kepoh yang kondisinya cukup memprihatinkan. (IST./RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemkab Blora berharap mendapat jatah dana alokasi khusus (DAK) bidang jalan pada Tahun 2027. Harapan itu muncul setelah pemerintah pusat menyiapkan anggaran DAK jalan sebesar Rp 2,3 triliun.

Kabid Bina Marga DPUPR Blora Danang Adiamintara mengatakan, informasi tersebut disampaikan pemerintah pusat saat rapat koordinasi secara daring beberapa waktu lalu. Namun, hingga kini daerah penerima maupun besaran alokasi untuk masing-masing kabupaten belum ditetapkan.

"Yang sudah disampaikan baru pagu nasionalnya Rp 2,3 triliun. Pembagian untuk daerah masih menunggu keputusan pemerintah pusat," ujarnya.

Menurut Danang, Blora sudah dua tahun tidak menerima DAK jalan. Karena itu, pihaknya berharap tahun depan kembali memperoleh bantuan tersebut.

Baca Juga: Dapat Perhatian Komisi V DPR RI, PUPR Sebut Jalan Balong - Kepoh Hanya Bisa Diajukan Melalui DAK

DPUPR telah mengusulkan lima ruas jalan. Salah satunya ruas Balong–Kepoh di Kecamatan Jati yang masuk daftar prioritas.

"Balong-Kepoh menjadi salah satu ruas yang kami ajukan melalui skema DAK," katanya.

Dia menjelaskan, jika usulan disetujui, jenis konstruksi jalan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Untuk wilayah Blora selatan yang bertanah labil diprioritaskan menggunakan rigid beton, sedangkan wilayah lainnya bisa menggunakan aspal.

Saat ini, kondisi jalan mantap di Kabupaten Blora mencapai sekitar 69 persen. Pemkab menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 80 hingga 90 persen pada akhir masa kepemimpinan Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Sri Setyorini. (ozi/ind)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
dak jalan DAK DPUPR Blora Pemkab Blora